CINTA INI
KADANG-KADANG TAK ADA LOGIKA
ILUSI SEBUAH HASRAT DALAM HATI
HANYA INGIN DAPAT MEMILIKI
DIRIMU UNTUK SESAAT…
Beat lagu ini enak juga. Lagunya dah lumey lama sih beredarnya.
Selama ini nggak nyadar, gue cuma ngelantunin syair2nya. Trus tadi blogwalking, baca2 kalimat yang ngebahas soal cinta dan logika. Jadi mikir...
Cinta emang paling ga ada matinya untuk dibahas. Selain karena lagi malas mikir yang berat2 dan berfilosofi dalam blog, mending gue ngebahas cinta. Baideweih busway, emang pernah gitu ester berfilosofi di blognya. Perasaan cuma ngomongin hal2 ga penting deh, hehehe...
Egh, tapi pas lagi nyari2 inspirasi, mikir2 ke relationship yang pernah gue jalani sebelumnya, kok perlahan2 tanpa gue sadari, suasana hati ikut berubah ya? Jadi mellow yellow deh. Meski semua itu udah lewat, dan sekarang lagi menjalani hubungan baru dengan Dan, tetep aja yang lalu2 nggak bisa keapus. Dan teteeeeep, terkadang bikin gue merasa sedikit ada penyesalan tentang keputusan2 yang pernah diambil dimasa lalu.
Coba kalo begini, andai saja waktu itu gue begini, kalo saja gue ga ngomong ini, bla..bla..bla... Ada ratusan bahkan ribuan andai-andai lain yang emang jelas-jelas ga ada gunanya.
Kalo punya mesin waktu sih enak, hehehe... Bisa balik lagi untuk memperbaiki semua itu.
Tapi what everlah, balik lagi ke lirik lagu diatas. Cinta kadang tak ada logika. Hampir sama kali yah dengan peribahasa Cinta Itu Buta. Atau peribahasa “Jika Cinta Sudah Melekat, Tai Kambing Rasa Coklat” Yaiiiiikkksss… Ester kok ngomong jorok di blog sih? Hihihi….
Ketika merasa sangat mencintai seseorang, yang kita rasakan saat itu adalah mencintai dia apa adanya? Mencintai dengan ketulusan hati, mencintai dengan menerima segala kelebihan dan kekurangannya.
Apa benar seperti itu?
Atau cuma rasa ingin memiliki yang membabi buta seperti yang disebutkan Agnes dilagunya?
Ketika lagi blogwalking, gue baca banyak pendapat orang yang berbeda2 soal ini.
Ada yang berpendapat bahwa cinta itu harusnya tanpa syarat, cinta itu harusnya memang ga pake logika karena jika pake logika, itu namanya barter, bla bla bla…
Ada lagi di pihak lain yang bilang, cinta itu ga buta. Jika buta, cinta itu napsu.
Huaalaaaahh…
Terus gue berada di sisi sebelah mana?
Duh, pertanyaan yang gampang banget. Hueheheehe….
Mari kita bahas lebih lanjut… (Halah! Kok gue ikut2an ama orang2 yang ngebahas cinta dan segala konsekuensinya?) Huih… keren oi… apa seorang ester udah mulai berani ngebahas hal2 berat kek gini? Bukan kok… Gue cuma tergelitik untuk mengutarakan sedikit isi hati sambil melepaskan kepenatan rutinitas sehari2 yang bener-bener, MENJEMUKAN!
Tentu saja, semua ini berdasarkan pikiran gue saja, sudut pandang gue saja, yang bebas untuk tidak disetujui, tapi tidak boleh di gugat. Ingat, ini blog saya, kalo situ nggak senang, situ cabut saja yah! Huahahaa….
Gue seorang pecinta sejati. Gadis remaja (huaaahhhhh, kaga tau diri uda tuir) yang gampang banget jatuh hati sama kelembutan dan kegigihan si dia. "Dan, kamu kelompok lelaki yang gigih lho ^_*".
Tapi kadang gue ngerasa kalo cewek-cewek itu impulsif banget. Awalnya mungkin jual mahal, tapi cuma karena sepotong janji manis si cowok, maka mudah saja jatuh hati.
Dan sekalinya jatuh hati, susah untuk pindah kelain tempat. Seolah dunia akan kiamat jika nggak bisa memiliki. Lalu gimana dengan pihak cowok?
Sebut saja si W, sobat karib gue yang berjenis kelamin jantan, pernah curhat tentang kekasih hatinya yang tidak disetujui oleh orangtuanya. Dan orangtuanya bersikeras menjodohkan dia dengan seorang gadis manis lain yang menurut penilaian orang tuanya sangat ideal sebagai calon istri si W.
Awalnya tidak digubris oleh W. Tapi ketika hubungan dengan kekasihnya memburuk, mulailah dia mencoba memikirkan calon dari orangtuanya.
"Anaknya cakep", kata temen gue. "Perhatian, manis, rajin dan baik juga".
"So tunggu apa lagi?" gue nggak ngerti kenapa masih blom jadian juga dia dengan cewek itu.
"Mm... Awalnya sih gue pikir gue suka ama dia. Jadi gue kasih perhatian sama dia. Gue ajakin nonton, gue ajakin jalan."
"Soooo...????!!!!"
"Tapi keknya dia blom apa2 sudah nunjukkin perhatian ke gue. Kayaknya dia juga suka gue deh."
"Sooooooooooooooo..........?????????!!!!"
"Tapi keknya gue ga akan jadian sama dia deh?"
"Dia ga suka elo?"
"Bukan, dia malah udah nunjukin kalo dia suka gue."
"Bah! Elo suka dia, dia suka elo. So what is the f**cking problem here?!!!"
"Yaaaaa.... kan ga seru aja ngejar cewek yang udah jelas2 suka ama kita. Nggak ada tantangannya, alias bikin gue mati rasa!"
"WHAAAATTTT...?!!! @#$%^&*!" Speechless...
See? Itu salah satu contoh kecil. Emang sih gue tau, cowok2 pasti pada protes baca tulisan ini, hehehe. Tapi akuilah, emang gitu kan? Buat yang belom pernah berpikiran kek gini, ya mungkin karena blom pernah dinaksirin cewek duluan kali yah? Jadi seumur hidup seringnya jadi pejuang sejati, huahahahaa....
Yeah, apapun itu, kejadian gini sering gue denger terjadi.
Balik lagi ke cinta dan logika (perasaan dari tadi gue ngelantur molo deh...)
Kalo ditanyain ke gue, cinta harusnya ada logika atau tidak?
Sejujurnya, gue ga tau jawabnya.
Hehehe...
Karena menurut gue, cinta itu masalah yang amat sangat kompleks. Pernah dengar kata2 ini di film? "Mencintai seseorang itu sangat melelahkan!"
Well, mungkin ada yang ga setuju, silahkan. Tapi gue setuju dengan semua itu.
Pernah ada satu masa, ketika gue merasa sangat mencintai seseorang, gue merasaaaaaa sangat lelah.
Memikirkan apa yang terbaik untuk dia, mengkhawatirkan dia ketika dia jauh, menangis ketika dia terluka, dan takut kehilangan adalah bagian yang terburuk dari semua itu.
Tak pernah memakai logika, mungkin itu yang gue lakukan saat itu. Apa yang dipikirkan, katakan dan lakukan adalah keinginan dari dalam hati. Gue rasa disitulah seni mencinta. Dan ketika semua sudah berakhir, apakah gue menyesal? Mungkin sedikit.
Nggak usahlah dibicarakan bagaimana cinta itu berlalu (kapan2 yah, pasti gue posting soal kisah dengan mister satu ini), hanya saja, saat ini ketika hati nggak dipenuhi cinta sebesar itu, gue merasa jauh lebih tenang, jauh lebih memikirkan diri sendiri.
(Efek sampingnya adalah: gue baru sadar, ada banyak urusan yang gue tinggalkan selama ini, dan sekarang menuntut konsentrasi tinggi).
Jadi, disinilah gue sekarang, terkadang sesekali menoleh ke belakang untuk sekedar menikmati kenangan cinta tak berlogika yang lalu-lalu, sambil terus menapaki jalan setapak ke depan.
P.S:
Dan...
Kamu berdiri di ujung jalankah? Entahlah, cuma bisa melihat 2 meter kedepan, masih tertutup kabut.
Kita jalani saja yah?....
Logika atau tak berlogika, tak ada hubungannya dengan kita kan?
Please believe in me....
Wednesday, November 29, 2006
Wednesday, November 22, 2006
I'm a Centaur
| You Are a Centaur |
![]() In general, you are a very cautious and reserved person. However, you are also warm hearted, and you enjoy helping others in practical ways. You are a great teacher, and you are really good at helping people get their lives in order. You are very intuitive, and you go with your gut. You make good decisions easily. |
Mmmm... ini juga jadi nanya2 sendiri, hehehe...
Intuitive? or impulsive?
make goods decisions easily? apa bukannya hurry n grumpy? wakakakaa....
jadi speechless -_-
Cat or Dog?
| You Are: 50% Dog, 50% Cat |
![]() You are a nice blend of cat and dog. You're playful but not too needy. And you're friendly but careful. And while you have your moody moments, you're too happy to stay upset for long. |
Ini yang disebut balance? atau plin-plan? You decide!
Thursday, November 16, 2006
Where'd You Go?
Where'd you go?
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone.
She said "Some days I feel like shit,
Some days I wanna quit, and just be normal for a bit,"
I don't understand why you have to always be gone,
I get along but the trips always feel so long,
And, I find myself tryna stay by the phone,
'Cause your voice always helps me when I feel so alone,
But I feel like an idiot, workin' my day around the call,
But when I pick up I don't have much to say,
So, I want you to know it's a little fucked up,
That I'm stuck here waitin', at times debatin',
Tellin' you that I've had it with you and your career,
Me and the rest of the family here singing "Where'd you go?"
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone.
Where'd you go?
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone,
Please come back home...
You know the place where you used to live,
Used to barbeque up burgers and ribs,
Used to have a little party every Hallowe'en with candy by the pile,
But now, you only stop by every once in a while,
Shit, I find myself just fillin' my time,
Anything to keep the thought of you from my mind,
I'm doin' fine, I plan to keep it that way,
You can call me if you find you have somethin' to say,
And I'll tell you, I want you to know it's a little fucked up,
That I'm stuck here waitin', at times debatin',
Tellin' you that I've had it with you and your career,
Me and the rest of the family here singing "Where'd you go?"
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone.
Where'd you go?
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone,
Please come back home...
I want you to know it's a little fucked up,
That I'm stuck here waitin', no longer debatin',
Tired of sittin' and hatin' and makin' these excuses,
For while you're not around, and feeling so useless,
It seems one thing has been true all along,
You don't really know what you got 'til it's gone,
I guess I've had it with you and your career,
When you come back I won't be here and you'll can sing it...
Where'd you go?
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone.
Where'd you go?
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone,
Please come back home...
Please come back home...
Please come back home...
Please come back home...
Please come back home...
Asli, ini lagu enak banget dari Fort Minor. Cuma kalo merhatiin liriknya, jadi sedih deh.... Kek ada sudut hati yang tersindir gitu. (Halah!)
Tapi musiknya easy listening gitu. Gue lagi demen2nya.
Di nsp pasang ini, di ringtone pasang ini, di mp3 muter ini molo. Ampe makhluk2 disekeliling gue bosen kali yah, hahaha....
Maap yah sesodara-sesodari, besok2 juga gue ketemu lagu laen. Dan akan gue puter ampe bosen juga, wakakaa....
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone.
She said "Some days I feel like shit,
Some days I wanna quit, and just be normal for a bit,"
I don't understand why you have to always be gone,
I get along but the trips always feel so long,
And, I find myself tryna stay by the phone,
'Cause your voice always helps me when I feel so alone,
But I feel like an idiot, workin' my day around the call,
But when I pick up I don't have much to say,
So, I want you to know it's a little fucked up,
That I'm stuck here waitin', at times debatin',
Tellin' you that I've had it with you and your career,
Me and the rest of the family here singing "Where'd you go?"
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone.
Where'd you go?
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone,
Please come back home...
You know the place where you used to live,
Used to barbeque up burgers and ribs,
Used to have a little party every Hallowe'en with candy by the pile,
But now, you only stop by every once in a while,
Shit, I find myself just fillin' my time,
Anything to keep the thought of you from my mind,
I'm doin' fine, I plan to keep it that way,
You can call me if you find you have somethin' to say,
And I'll tell you, I want you to know it's a little fucked up,
That I'm stuck here waitin', at times debatin',
Tellin' you that I've had it with you and your career,
Me and the rest of the family here singing "Where'd you go?"
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone.
Where'd you go?
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone,
Please come back home...
I want you to know it's a little fucked up,
That I'm stuck here waitin', no longer debatin',
Tired of sittin' and hatin' and makin' these excuses,
For while you're not around, and feeling so useless,
It seems one thing has been true all along,
You don't really know what you got 'til it's gone,
I guess I've had it with you and your career,
When you come back I won't be here and you'll can sing it...
Where'd you go?
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone.
Where'd you go?
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone,
Please come back home...
Please come back home...
Please come back home...
Please come back home...
Please come back home...
Asli, ini lagu enak banget dari Fort Minor. Cuma kalo merhatiin liriknya, jadi sedih deh.... Kek ada sudut hati yang tersindir gitu. (Halah!)
Tapi musiknya easy listening gitu. Gue lagi demen2nya.
Di nsp pasang ini, di ringtone pasang ini, di mp3 muter ini molo. Ampe makhluk2 disekeliling gue bosen kali yah, hahaha....
Maap yah sesodara-sesodari, besok2 juga gue ketemu lagu laen. Dan akan gue puter ampe bosen juga, wakakaa....
Monday, November 13, 2006
Poto-poto pulang kampung
Menuhin janji, ngasih liat foto abis ngegundulin. Actualy, beberapa bulan setelah ngegundulin, hehehe...

Maap, licik mode on yah, tetep aja rambutnya cuma keliatan secuil, hehehe... Ini bareng adek gue yang paling kecil. Masih abg neh, jerawatnya kemana-mana.

Ini lagi di tempat lompat batu, sengaja pake topi biar ga keliatan. Hehehe....

Ini lagi bareng new comer in the family. Istrinya si koko. Hiks, dibandingin kek gini, gue rada minder juga neh. Liatin aja rambut keduanya, hehehe....

Ini gue kakak beradek dan sepupu-sepupu abis nurunin tangga dari kampung tempat lompat batunya ada. Cape dehhh....
Silahkan protes dah...

Maap, licik mode on yah, tetep aja rambutnya cuma keliatan secuil, hehehe... Ini bareng adek gue yang paling kecil. Masih abg neh, jerawatnya kemana-mana.

Ini lagi di tempat lompat batu, sengaja pake topi biar ga keliatan. Hehehe....

Ini lagi bareng new comer in the family. Istrinya si koko. Hiks, dibandingin kek gini, gue rada minder juga neh. Liatin aja rambut keduanya, hehehe....

Ini gue kakak beradek dan sepupu-sepupu abis nurunin tangga dari kampung tempat lompat batunya ada. Cape dehhh....
Silahkan protes dah...
Thursday, November 09, 2006
A B C D
Sejak pulang dari kampung kondisi gue ga fit deh.
Flu pilek dan batuk datang ganti2an.
Alhasil suara jadi ga seksi lagi (gubrakkkk...!!!)
Ga tau kenapa, akhir2 ini gue ngerasa lemooooottt banget.
Sejak belum libur banyak kerjaan kantor yang gue lupa detail2nya.
Tadinya gue pikir karena dah mau pulang kampung, makanya nggak konsen, tapi kok sekarang yah tetep saja?
Apa otak gue mengalami depresiasi? sigh, emangnya aktiva tetap.
Kadang feeling guilty juga sama bos kalo melakukan kesalahan gitu, tapi kadang mo nyekek dia juga kalo pas gue disindir2 gitu (FYI: dia ngomel ga pernah marah, cuma nyindir yang bikin kuping gue panas).
Tapi seringnya, gue merasa hopeless sendiri. Kadang udah bela2in lembur, kadang udah bener luangin waktu untuk merhatiin segalanya. Tapi entah kenapa, ada aja hal yang lewat dari perhatian gue.
Duhhh.... Nyerah deh kalo soal detail.
Kemaren sih si bos nanya, kok pileknya ga sembuh2. Apa gue kecapekan? Gue jadi mikir, apa iya kali yah. Ibarat baterai, udah lowbat tapi masih dipaksain idup?
Tapi mo gimana, perasaan kemaren abis libur, masa gue libur lagi?
Duhhh.....
ABCD...... Aduh Booo, Cape Deeeehhhhhh....!!!
Flu pilek dan batuk datang ganti2an.
Alhasil suara jadi ga seksi lagi (gubrakkkk...!!!)
Ga tau kenapa, akhir2 ini gue ngerasa lemooooottt banget.
Sejak belum libur banyak kerjaan kantor yang gue lupa detail2nya.
Tadinya gue pikir karena dah mau pulang kampung, makanya nggak konsen, tapi kok sekarang yah tetep saja?
Apa otak gue mengalami depresiasi? sigh, emangnya aktiva tetap.
Kadang feeling guilty juga sama bos kalo melakukan kesalahan gitu, tapi kadang mo nyekek dia juga kalo pas gue disindir2 gitu (FYI: dia ngomel ga pernah marah, cuma nyindir yang bikin kuping gue panas).
Tapi seringnya, gue merasa hopeless sendiri. Kadang udah bela2in lembur, kadang udah bener luangin waktu untuk merhatiin segalanya. Tapi entah kenapa, ada aja hal yang lewat dari perhatian gue.
Duhhh.... Nyerah deh kalo soal detail.
Kemaren sih si bos nanya, kok pileknya ga sembuh2. Apa gue kecapekan? Gue jadi mikir, apa iya kali yah. Ibarat baterai, udah lowbat tapi masih dipaksain idup?
Tapi mo gimana, perasaan kemaren abis libur, masa gue libur lagi?
Duhhh.....
ABCD...... Aduh Booo, Cape Deeeehhhhhh....!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)

