Thursday, April 08, 2010

Resign aja pak kalo udah ga niat kerja.

Di kantor gue ada 2 orang yang memiliki tingkat menyebalkan sangat tinggi.
1 bapak2 dan 1 ibu2.
kali ini gue mau bercerita soal yang laki2 dulu.

sebenarnya sudah lama gue kesal dengan tingkah dia.
dia kerja dibagian umum dan merangkap messenger. dia punya keahlian mereparasi elektronik.
dia sudah kerja belasan tahun di kantor ini, tapi sepertinya dia ingin resign dan membuka usaha sendiri tapi terbentur dengan modal.

lama kelamaan gue perhatikan, dia digaji cuma untuk mencairkan cek untuk petty cash di bank, lalu selebihnya dia nongkrong di belakang untuk mengerjakan sampingannya, menerima reparasi elektronik.
jadi, 1 ruangan belakang itu adalah KERJAAN PRIBADI dia.

Sebenarnya dengan ini saja sudah menimbulkan ketidaksenangan karyawan lain. dan dalam kapasitas gua sebagai chief finance and accounting, sudah gue tegor dan akhirnya gue lapor ke atasan. tapi entah kenapa boss gue ga berkutik sama dia. ga dipecat2 nih orang.

pernah suatu ketika, gue minta diambilin berkas dari roxy square (kantornya adik boss gue) untuk dibawa ke kantor gue (pesing daan mogot), dia pergi jam 9 pagi, baru balik jam 1 siang.

terkadang dia bisa pergi jam 9 pagi lalu nganter anaknya sekolah di cengkareng, lalu balik lagi ke kantor, korupsi waktu gila2an. kalo ditegor, gue bisa dicemberutin berhari2. kalo di laporin boss, boss cuma bilang "apa boleh buat, susah cari orang kepercayaan untuk ngambil2 cek dibank. buset dahhh.....

lalu kalo disuruh ke bank, dia maunya sekali jalan doang, pilih deh mau pagi atau siang, selebihnya entah dia diluar kantor ngapain, atau kerja di belakang, menerima reparasi elektronik itu. 1 ruangan dibelakang penuh sama tivi dan tape yang rusak.

yang bikin gue kesal tadi adalah, gue minta tolong ditransferkan uang ke bank bni (which is bukan bank yang sering dipake kantor gue). uang itu adalah titipan suster nya misyel untuk anaknya dikampung. sebagian buat operasi sodaranya yang sakit. sudah dititipkan dari kemaren dan gue lupa.
maka baru g titip hari ini. itu pun sudah ditanya2kan oleh anaknya.

sore ini, dia pulang dan bilang, kalo dia ga sempat nyetorin. padahal dia keluar kantor jam 9 pagi, nyairin cek, lalu ambil tagihan di dadap. itu doangg.

sepertinya dia sengaja karna yang gue titipkan ini adalah urusan pribadi, bukan urusan kantor, jadi dia ogah2an.
hey, tapi kan gue atasan elo, which is sebenarnya bisa2 aja gue memanfaatkan elu untuk kepentingan pribadi. tapiiiiiii, berapa kali sihhhh gue bikin beginian. ga nyampe 5 kali dalam setahun kok.

huhuhu, pengen gua tampol sebenarnya.
coba kalo gua yang punya ni perusahaan, udah gua pecat tanpa pesangon lu dari kemaren2.
alasannya adalah:
korupsi waktu gila2an. tidak bekerja dengan baik dan mempergunakan fasilitas kantor untuk kepentingan usaha pribadi. bayangkaaaaannn.... listrik, ruangan, telpon dan jam kerja adalah milik kantor gue, dan dia pakai itu 90 % mengerjakan kepentingan bisnisnya sendiri.