Tuesday, July 25, 2006

Ai Je Reads The Blog



One day, on the phone call:



Ai Je: Hei, gue baca blog elo

Me: Hm... Bagus kan? (No other words to say!)

Ai Je: Ada gue yah di situ?

Me: Heh? (Nada suara pura2 bloon) Masa sih?

Ai Je: Itu? Yang Ai Je – Ai Je itu lho. Ada beberapa postingan yang mirip dengan kejadian yang kita alami.


(FYI: Nggak semua postingan apalagi puisi gue berisikan tentang Ai Je. Even itu tentang cinta-cinta atau romansa-romansaan. Sebagian berdasarkan daya khayal, sebagian dari sepenggal kisah masa lalu, para mantan, atau para idola dimana daku bertepuk sebelah tangan, hehehe)


Me: Hah? Lo salah kali. Itu bukan elo kok. Yang gue maksud orang lain. Tokoh fiktif.

Ai Je: Blah! Lalu yang taruhan bola itu? Itu kan emang bener, elo sok tau Inggris lawan Brazil.

Me: Hehehe... (Nggak tau mo jawab apa!)

Ai Je: Tapi kok… namanya jelek amat yah. Apaan tuh Ai Je. Kayak nama pendekar Cina.

Me: (Shocking!) HAH? Pendekar Cina dari Banten! Elo nggak tau Ai Je itu apa?

Ai Je: Nggak. Jelek banget ih. Jangan pake Ai Je deh. Kalo gue mo dimasukin dalam blog, ganti nama. Jangan Ai Je. Pake Bon Jovi ajah!

Me: Heks! (Keselek ama ludah sendiri). Nggak! Nggaaaakkkk! Dan Ngggaaakkkk! Emang apaan pake Bon Jovi. Noraks!

Ai Je: Lha? Daripada Ai Je? Apaan coba. Meaningless! Jelek!

Me:  Bah, plis deh. Nama elo sapa?

Ai Je I..... J.... H..... (Nyebutin namanya)

Me: Nah, coba ambil dua nama depannya aja. Kalo dispell bahasa Inggrisnya kan jadi Ai Je.

Ai Je: Ohh, dari situ toh! (Halah! Plis deh ini orang!) Tapi kan nama gue ada 3 kata. Yang H nya dimasukin juga dong.

Me: Ih, yang H kalo dimasukin kan bacanya jadi AiJek dong. Kan jadi jelek.

Ai Je:  Nggak papa. Ntar kan dipanggilnya Jek. Hi, Jek! Hehehee...

Me: HE. HE. HE. (ketawa garing).


Gue jadi bingung? Ai Jek? Kok kayaknya nggak ada perubahan ke arah yang lebih cerah?



Iya ga sih???


Saturday, July 22, 2006

Malam ini

Malam ini kau menghubungiku lagi, setelah pertengkaran dashyat tadi sore. Pasti untuk minta maaf, dan mengajakku damai lagi. Akh…
Tahukah kamu, seratus juta maaf lagi pun masih tersedia untukmu. Seratus juta maklum selalu ada untukmu. Kau bahkan tak perlu meminta.

Malam ini aku tertawa lagi dalam candamu, setelah tangis sedu sedan tadi sore. Aku bahagia sekaligus terkurung nelangsa, duka yang begitu akrab di jiwa.

Malam ini, aku kembali tersadarkan, betapa cinta tak berbelas kasih. Ataukah nafsu yang bertahta? Aku hanya tahu, aku terbelenggu cintamu. Tak mau pergi, meski derita merantai jiwa, mereguk asa dari sukmaku. Terhempas tak bersisa. Berhadapan denganmu, aku hanyalah puing-puing dari kemunafikan jiwa.

Bila berontak, ini bukan cinta. Bila cinta kenapa jiwa ini berontak? Aku lelah mencari jawab yang selalu terhempas dalam heningnya malam. Jenuh meneriakkan rinduku pada desau angin, tak kunjung berbalas, hanya lenyap ditelan kekosongan.

Malam ini kau menghubungiku lagi. Mengucap maaf yang ingin dan tak ingin kudengar. Semakin mengumandangkan ketimpangan, menerakan ketakcocokan, entah dari sudut pandang siapa.

Aku selalu dan selalu mencintaimu. Namun bila hadirku kini mereguk kepak sayapmu, kau pasti tak percaya, jika aku lebih memilih, untuk tak pernah mencintaimu.

Thursday, July 20, 2006

Earthquake 6.2 SR

Kemaren sore pas lagi maen game di komputer gue merasa heran. Kok ini layar kompie gue goyang-goyang. Nggak yakin bahwa gue yang pusing karena kebanyakan melototin monitor, gue liat ke dispenser sebelah meja komputer gue.

OMG, ini gempa. Air didalamnya bergetar dengan kencang. Reflex gue lari keluar kamar dan liat sepupu gue Wiwid yang mo berangkat kuliah. Dia kuliah sore, makanya jam 6 baru jalan ke kampus.

“Wid, gempa neh! Berasa ga?”

“Ah, yang bener? Ce ngimpi kali?” Haiya... ini anak. Tidur juga nggak gimana gue bisa ngimpi?

“Iya, bener deh! Tuh dispenser gue airnya goyang-goyang!”

“Ada gelembungnya nggak ce? Air dispenser kan suka gitu kalo turun ke bawah. Jadi keliatannya beriak”, lalu ngeloyor pergi ka kampus. Grrr... ini anak bikin gemes deh.

Nggak percaya diri, gue sms adek gue. Ternyata bener. Dia lagi kuliah di lantai 5. Dari situ gempanya berasa kuat banget. Gue aja yang di lantai 1 ngerasain kok. Dan semua mahasiswa berlarian keluar gedung. Kebayang kan gimana tumplek-tumplekan di tangga? Lift bukan solusi yang baik saat ini.

Gempa yang terjadi kemaren, pas barengan sama Tsunami di Pangandaran katanya terasa di Jakarta. Nah yang itu gue ga berasa. Mungkin sore-sore itu gue lagi di jalan. Jadi ga berasa kalo gempa.

Saat ini dimana-mana terjadi bencana. Kalo pinjam istilah lagu nasional sih, dari Sabang sampe Merauke. Sedih ngeliatnya. Serasa nyawa sudah nggak ada artinya lagi. Dan bikin gue mikir, sebagai manusia, kita ini kecil sekali. Nggak punya kuasa apa-apa, nggak punya apa-apa.

Nggak ada tuh yang namanya Hpku, komputerku, uangku, rumahku, mobilku, perusahaanku, anakku, istriku dan berbagai ku-ku yang lain. Sekali saja Dia bersabda, maka semua yang kita klaim adalah milik kita, dapat terenggut dari diri kita. We have nothing. Lalu masih pantaskah kita sombong?

Setelah gempa, banjir., kelaparan, tsunami, gunung meletus diberbagai daerah, lalu sekarang apa lagi dan dimana lagi? Akankah kota metropolitan ini luput dari angkara? Entah, hanya waktu yang bisa menjawab.

Lalu apa yang bisa kita lakukan? Entahlah, jujur dalam hati gue takut. Entah murka apalagi yang akan diturunkan atas kesalahan-kesalahan kita sebagai manusia. Dan disaat-saat seperti ini, semua materi, semua kejayaan, prestise dan prestasi bukanlah hal yang dapat menyelamatkan kita.

Mungkin gue sangat-sangat terlambat, tapi paling nggak saat ini gue merasa perlu melakukan 3 hal.




Pertama, Waspada.



Bukannya parno, tapi semua kemungkinan bisa terjadi. Alangkah bagusnya kalo kita bisa waspada. Gue pernah dapat email bagus dari seorang teman tentang apa yang harus dilakukan ketika mengalami gempa. Well, baru ada masukan tentang gempa sih. Kalo laen kali ada tentang bencana yang laen, pasti gue posting. Semoga bermanfaat buat kita semua. Dan yang perlu diingat adalah ketika benar-benar terjadi bencana, kadang kita terlalu panik dan lupa hal-hal yang harus dilakukan. Karena itu yang paling penting kita harus tenang dulu. Karena kalo terlanjur histeris, mo hafal mati daftar di bawah ini pun ga akan menolong sama sekali.




Dari Artikel Doug Copp mengenai "Segitiga Kehidupan" Diedit untuk briefing Komite Keselamatan MAA Saya Doug Copp, Kepala Penyelamat dan Manajer Bencana dari American Rescue Team International (ARTI), tim penyelamat paling berpengalaman di dunia. Informasi dalam artikel ini dapat menyelamatkan nyawa anda dari gempa bumi.

Saya telah merangkak di bawah 875 reruntuhan bangunan, bekerja sama dengan tim penyelamat dari 60 negara, dan mendirikan tim penyelamat di beberapa negara sertasalah satu dari ahli PBB untuk Mitigasi Bencana selama 2 tahun. Saya telah bekerja di seluruh bencana besar di dunia sejak tahun 1985.


Pada tahun 1996 kami membuat film yang membuktikan keakuratan metode bertahan hidup yang saya buat. Kami meruntuhkan sebuah sekolah dan rumah dengan 20 boneka di dalamnya. 10 boneka "menunduk dan berlindung" dan 10 lainnya menggunakan metode bertahan hidup “segitiga kehidupan". Setelah simulasi gempa, kami merangkak ke dalam puing-puing dan masuk ke dalam bangunan untuk membuat dukumentasi film mengenai hasilnya. Film itu menunjukkan bahwa mereka yang menunduk dan berlindung tidak dapat bertahan hidup dan mereka yang menggunakan metode saya "segitiga kehidupan" bertahan hidup 100%.


Film ini telah dilihat oleh jutaan orang melalui televisi di Turki dan sebagian Eropa, dan disaksikan pada program televisi di USA, Canada dan Amerika Latin.Bangunan pertama yang saya masuki adalah sebuah sekolah di Mexico City pada gempa bumi tahun 1985. Semua anak berlindung di bawah meja masing-masing. Semua anak remuk sampai ke tulang mereka. Mereka mungkin dapat selamat jika berbaring di samping meja masing-masing di lorong.
Pada saat itu, murid-murid diajarkan untuk berlindung di bawah sesuatu. Secara sederhana, saat bangunan runtuh, langit-langit akan runtuh menimpa benda ataufurniture sehingga menghancurkan benda-benda ini, menyisakan ruangan kosong di sebelahnya. Ruangan kosong ini lah yang saya sebut " segitiga kehidupan". Semakin besar bendanya, maka semakin kuat benda tersebut dan semakin kecil kemungkinannya untuk remuk. Semakin sedikit remuk, semakin besar ruang kosongnya, semakin besar kemungkinan untuk orang yang menggunakannya untuk selamat dari luka-luka.
Suatu saat anda melihat bangunan runtuh di televisi, hitunglah "segitiga kehidupan" yang anda temui. Segitiga ini ada di mana-mana dan merupakan bentuk yang umum.


Sepuluh Tip dalam Keselamatan Gempa Bumi

1. Hampir semua orang yang hanya "menunduk dan berlindung" pada saat bangunan runtuh meninggal karena tertimpa runtuhan. Orang-orang yang berlindung di bawah suatu benda akan remuk badannya.

2. Kucing, anjing dan bayi biasanya mengambil posisi meringkuk secara alami. Itu juga yang harus anda lakukan pada saat gempa. Ini adalah insting alami untuk menyelamatkan diri. Anda dapat bertahan hidup dalam ruangan yang sempit. Ambil posisi di samping suatu benda, di samping sofa, di samping benda besar yang akan remuk sedikit tapi menyisakan ruangan kosong di sebelahnya.

3. Bangunan dari kayu adalah tipe konstruksi yang paling aman selama gempa bumi. Kayu bersifat lentur dan bergerak seiring ayunan gempa. Jika bangunan kayu ternyatatetap runtuh, banyak ruangan kosong yang aman akan terbentuk. Disamping itu, bangunan kayu memiliki sedikit konsentrasi dari bagian yang berat. Bangunan dari batu bataakan hancur berkeping-keping. Kepingan batu bata akan mengakibatkan luka badan tapi hanya sedikit yang meremukkan badan dibandingkan beton bertulang.

4. Jika anda berada di tempat tidur pada saat gempa terjadi, berguling lah ke samping tempat tidur. Ruangan kosong yang aman akan berada di samping tempat tidur.Hotel akan memiliki tingkat keselamatan yang tinggi dengan hanya menempelkan peringatan di belakang pintu agar tamu-tamu berbaring di lantai di sebelah tempattidur jika terjadi gempa.

5. Jika terjadi gempa dan anda tidak dapat keluar melalui jendela atau pintu, maka berbaring lah meringkuk di sebelah sofa atau kursi besar.

6. Hampir semua orang yang berada di belakang pintu pada saat bangunan runtuh akan meninggal. Mengapa? Jika anda berdiri di belakang pintu dan pintu tersebut rubuhke depan atau ke belakang anda akan tertimpa langit-langit di atasnya. Jika pintu tersebut rubuh ke samping, anda akan tertimpa dan terbelah dua olehnya. Dalam keduakasus tersebut, anda tidak akan selamat!

7. Jangan pernah lari melalui tangga. Tangga memiliki "momen frekuensi" yang berbeda (tangga akan berayun terpisah dari bangunan utama). Tangga dan bagian lain dari bangunan akan terus-menerus berbenturan satu sama lain sampai terjadi kerusakan struktur dari tangga tersebut. Orang-orang yang lari ke tangga sebelum tangga iturubuh akan terpotong-potong olehnya. Bahkan jika bangunan tidak runtuh, jauhi lah tangga. Tangga akan menjadi bagian bangunan yang paling mungkin untuk rusak. Bahkanjika gempa tidak meruntuhkan tangga, tangga tersebut akan runtuh juga pada saat orang-orang berlarian menyelamatkan diri. Tangga tetap harus diperiksa walaupun bagianlain dari bangunan tidak rusak.

8. Berdiri lah di dekat dinding paling luar dari bangunan atau di sebelah luarnya jika memungkinkan. Akan lebih aman untuk berada di sebelah luar bangunan daripada di dalamnya. Semakin jauh anda dari bagian luar bangunan akan semakin besar kemungkinan jalur menyelamatkan diri anda tertutup.

9. Orang-orang yang berada di dalam kendaraan akan tertimpa jika jalanan di atasnya runtuh dan meremukkan kendaraan; ini yang ternyata terjadi pada lantai-lantai jalan tol Nimitz. Korban dari gempa bumi San Fransisco semuanya bertahan di dalam kendaraan mereka dan meninggal. Mereka mungkin dapat selamat dengan keluar dari kendaraan dan berbaring di sebelah kendaraan mereka. Semua kendaraan yang hancur memiliki ruangan kosong yang aman setinggi 1 meter di sampingnya, kecuali kendaraan yang tertimpa langsung oleh kolom jalan tol.

10. Saya menemukan, pada saat saya merangkak di bawah kantor perusahaan koran dan kantor lain yang menyimpan banyak kertas bahwa kertas tidak memadat. Ruangankosong yang besar ditemukan di sekitar tumpukan kertas-kertas.




Kedua, Lived life to the fullest.



Memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Hidup seolah ini adalah hari terakhir kita membuat kira nggak berleyeh-leyeh. Melakukan hal ini ternyata banyak manfaatnya.



Dan yang terakhir, Berserah!



Ketika semua hal yang bisa kita lakukan sebagai manusia telah kita lakukan, maka terakhir yang bisa kita lakukan hanyalah berserah! Hidup ini milikNya, dan berhak diambil kembali OlehNya. Yang tersisa untuk kita hanyalah amal dan kebajikan yang pernah kita perbuat. Nothing else.



Maafkan aku, Tuhan. Ketika buru-buru berlari ke arah-Mu sekarang. Ketika menyadari bahwa banyak hal yang sudah aku lupakan dalam hidup ini. Dan ketika detik ini, ketika hanya berjarak sehelai benang tipis dengan bencana yang selama ini hanya kulihat dan kudengar dari jauh, membuat aku sadar bahwa hidup ini setiap saat bisa Kau ambil,  tanpa ada yang tersisa.

Maafkan aku, Tuhan. Ketika saat ini mendekat-dekatkan diri kepada-Mu. Secara Kau sering ku lupakan selama ini. Sering kusalahkan atas semua derita dalam hidupku. Hidup yang Kau titipkan kepadaku.

Maafkan aku, Tuhan. Dan maafkanlah kami semua. Sudah cukup air mata dan darah tertumpah. Sudah cukup pelajaran ini. Kami sudah kapok.










Wednesday, July 19, 2006

Back!

Hola !
I’m back!

Setelah istirahat sejenak gue akhirnya jadi mood lagi untuk nulis-nulis.
Ohya, sekaligus mo pamer lei-ot baru. Hehehe...

Thanks to Sherlie Nie atas design blognya.Padahal gue ngejelasinnya cuma dengan beberapa kalimat tentang design yang gue inginkan, tapi hasilnya, huih.... I really like it. Buat temen-temen, terereeengggg..... here it is! My new blog design. Lay out ini bener-bener seperti yang gue inginkan.

Untuk Angel, sorry neng, we’re not twin anymore, hehehe….
Dulu milih template yang pink itu karena lagi pengen tampil girlie aja. Meminimalisasi sisi maskulin yang overloaded di gue, hahahaa…
Tapi tetep aja, lama-lama jenuh. Dan mata ini ga kuat liat pink lama-lama. Jadilah, atas kebaikan hati Nie, lei ot blogku sekarang tampil dengan kesan yang  gue inginkan bila gue ngebuka blog ini, damai dan teduh.

Tentang lei ot ini akan gue jelasin dikit *haiyah, nggak penting amat yah!*

Firstable, about the blue. I like the sky and the ocean. Besar di daerah pantai bikin gue akrab sama dua suasana ini. Memandang perbatasan langit dan bumi adalah luar biasa. Sering gue lakukan dulu waktu masih tinggal di Nias, ketika gue merasa sedang punya masalah berat. Melihat dua hal ini, bikin gue sadar, dunia ini begitu luas. Dan His Creature was so wonderful. I’m nobody. Bikin gue merasa lebih ringan melihat problema yang sebelumnya bikin gue mikir dunia mau kiamat. Hey, ternyata the world is still spinning. So why did I stuck here. Gotta move on !

Sayangnya, disini, sekarang, saat ini, disaat problema hidup yang sebenarnya datang ketika kedewasaan mulai menjelang, hal-hal yang begitu menenangkan sudah sulit gue peroleh. Keindahan pulau gue, the sky and the ocean, teman-teman sejati yang selalu ada kala susah dan senang, benda-benda kesayangan dikamar gue di nias, omelan-omelan nyokap, dan yang paling nggak mungkin ada lagi adalah obrolan manja dengan bokap,atau saat-saat gue diomelin oleh dia. Atau kala gue pulang dan pamer segala hal yang gue lakukan disekolah, just to make him proud. Miss you so much, Father!

Dengan nuansa biru diblog ini, gue mo menghadirkan sedikit kedamaian dan keteduhan. Entah bermanfaat atau tidak, it’s all coming back to y’all.

White rose di kiri atas adalah bunga favorit gue. Klise banget ya? Tapi mawar putih memberikan kesan yang banyak buat gue. Wangi, indah, suci, tidak abadi dan berduri.

The Fairy di pojok kiri, hmmm…. Apa yah? Suka aja ama imagenya. Hehehe... Khayalan masa kecil. Pengen jadi Tinkerbell. Hehehe.... It must be fun bisa terbang kemana aja, nolongin orang-orang, dan punya magic. And she has a pure heart, too. And so much love, ofcourse.

That’s all about this new lay out. Semoga bisa memberikan keteduhan dan kedamaian buat mata yang memandang. Tapi maaf jika dimasa yang akan datang blog ini selain berisi hal-hal yang menyenangkan, tetap saja berisikan keluh kesah dari seorang ester.  It’s still me, Ester. The simple suprie duprie funny happy belle who still in the journey to find out who she is. And I warn you, there are so much pain there beside the happiness.You can stay, or just go away if you don’t like it. You decide!

Wednesday, July 12, 2006

Jenuh

Ingin sendiri dulu...

Wednesday, July 05, 2006

Coz The Princess Inspire Me



Ada teman yang nanyain, kok gue ga bisa bangkit dari dunia anak-anak gue? So childish, so girlie, so Barbie, Hmmphh... FYI, I'm not a Barbie type of girl, or the Legally Blonde one, lebih tepatnya gue mungkin the Bridget one, hehehe... read this.

Tau kenapa dia bilang gitu? Ternyata karena di profile friendster gue, gue tulis suka princess story, plus dia baca postingan gue yang ini yang nyebutin kesukaan gue akan filem-filem princess.

Hey, frenz, I'll tell you something. I'll share the reason I like that kind of movie. Bukan untuk pembelaan diri, karena sesungguhnya gue ga perduli pendapat orang tentang gue, tapi untuk sharing siapa tau elo bisa ngerasain manfaat yang gue ambil buat diri gue, dengan itu mungkin elo bisa sedikit SHUT YOUR MOUTH and just learn from others! Oh God! Maafin gue karena kehilangan kesabaran kepada orang ini.

I do really like fairy tale. Especially the Princess ones. Snow White, Beauty and the Beast, Cinderella and Little Mermaid adalah 4 urutan teratas yang gue suka. Why? Just keep read!

Sewaktu masih kecil mungkin sukanya karena fairy tale itu bener-bener bikin daya khayal gue melambung. Kalo sekarang, seiring dengan kedewasaan diri (cieeehhhh, dewasa ni ye…), gue suka nonton film-film itu kalo lagi down, berasa alone, sedih. Kok bisa?

Okelah, jaman sekarang mana ada sih Ibu Peri yang siap bantu elo ketika mo pergi ke prom night? Atau ada ga yah pangeran tampan yang akan ngebangunin elo dari tidur panjang lalu menikah dan happily ever after? JELAS GA ADA!  JANGAN NGIMPI! NGGAK ADA! SEKALI LAGI GUE BILANG NGGAK ADA!!!

Lalu apa point gue?


Coba nonton sekali lagi filem-filem itu. Okelah, pangeran2nya emang cakep-cakep banget. Ceritanya emang romantis abishhh. Cewek manapun akan bahagia banget kalo hidupnya bisa seperti mereka. Benerkah seperti itu?

Well, I don't think so. Meski semuanya happy ending, yakinkah kita kalo kita yang menjalani hidup seperti itu, endingnya pasti seperti itu? Tergantung? Yeeppp!!! Semua tergantung dari cara pandang, pola pikir, pilihan yang diambil, dan tindakan yang kita perbuat.

Itulah pelajaran yang gue suka dari cerita itu. Bisa bayangkan gimana kalo Cinderella sama sekali nggak punya percaya diri buat datang ke pesta itu meski dia udah berbalutkan kemewahan setelah disihir oleh Ibu Peri? Dia datang ga ke pesta itu? Ketemu pangerankah? Happy endingkah? Atau berakhir sama seperti ketika gue kehilangan kesempatan di cinta monyet gue ketika rasa tidak percaya diri gue lebih besar dari jerawat di jidat gue waktu itu.

Dan si Belle? Kalo nggak punya jiwa pengabdian yang tulus ke orangtuanya? Mana mungkin mau pergi ke puri monster yang mengerikan itu? Gimana kalo ditengah jalan dia berubah pikiran dan langsung kabur? Lalu kalo hatinya nggak tulus, mana mungkin bisa jatuh cinta ke si Beast yang mengerikan? Lalu mana mungkin juga dia happy ending dengan pangeran tampan dan happily ever after?


Iya, kisah princess itu kalo diliat-liat lagi menginspirasi gue banget. Memberi keberanian yang gue pikir gue ga punya.

Jujur aja, sebagai cewek, kadang berlindung dibalik feminitas sangat gampang. Apa-apa pengen dibantu, sok imut, sok lembut, dan manja. Meski kadang sifat itu keluar dari diri gue, tapi disaat down dan benar2 sendiri, sifat ini Cuma bikin gue tambah down. Blajar dari kisah-kisah princess itu, memberi secuil semangat, harapan, dan kekuatan untuk bangkit.


Tapi di antara 4 judul yang gue sebut diatas yang paling bikin gue gemes dan sebel serta kagum ke dia tentu saja si Little Mermaid. Kenapa? Well, nonton saja sendiri, dan temukan kenapa. Mungkin saja nilai yang loe dapat berbeda dari yang gue dapet.

Sekian dan terimakasih.  (halah! Kok kayak pidato aja!)

Tuesday, July 04, 2006

Blom ditemukan

Sampai detik ini Alex blom ditemuin.
Gue nanya kabar ke adek gue, katanya ada pelampung yang ditemukan, diatasnya terkait HPnya Alex.
Kemaren mereka dan kawan-kawan ngadain kebaktian untuk korban-korban kapal tenggelam itu.
Duhhh, Alex cepet ketemu donk...
Kasian Mamanya yang nungguin terus.

Tuhan, apapun yang terbaik menurut kehendakmu, terjadilah...