Thursday, December 06, 2007

Bali is Wonderful




4 hari di Bali sungguh indah. Ga heran pulau ini dinamakan Pulau Dewata. Berada disana membuat gue serasa berada di suatu dunia lain. Apa ini efek bule2 berpakaian seksi (yang bodinya kadang mengintimidasi gue diam2 di sudut hati yang paling dalam  ), ataukah karena life style disana serasa jauh dari ketergesa-gesaan seperti hidup gue di Jakarta selama ini. Everything’s sooooo santai. Bali is fun, pal…!




Beside that, pemandangannya…. Alamak, bener-bener bikin jatuh cinta. Menonton sunset di tebing Uluwatu sambil bersandar dipelukan Ai Je adalah hal terindah yang pernah gue alami seumur hidup. Sesaat ingin seperti kata-kata dalam lirik lagu romantis, ingin waktu berhenti disana selamanya. Hehehee….
Tapi monyetnya alamak nakal2 banget. Ada satu yang coba merogoh tas Ai Je yang penuh dengan asesoris kamera Lomo, egh… waktu diomelin, malah mau menyerang balik gitu. Seyemmm…

Meski ombak di pantai Kuta dan Dreamland (menurut gue) masih kalah sangar disbanding di pantai Sorake, tapi sangat menyenangkan duduk berjemur kayak bule sambil menonton Ai Je belajar surfing dengan teropong jarak jauh.



Lalu makan malam di pantai Jimbaran. Hmmm… romantis banget. Padahal saat itu kita rame2 sama temen2 lain, suasana romantisnya udah berasa. Jadi mengkhayal deh, jika berdua saja, gue pasti kelepak-kelepek tak berdaya. Sometimes Ai Je could be the most romantic people in the world, you know ?!

Lalu ada Babi Guling Ibu Oka (maap buat temen2 Moeslim yah tapi buat yang bisa makan makanan ini, gue rekomendasikan banget deh, ini salah satu spot you must go. Sumpe deh! Tadinya gue dapat rekomen dari majalah, kalo urusan babi guling, Ibu Oka ini yang paling enak. Ternyata… Duh, disuruh nambah lagi juga mau. Hehehe… Sebodo amat deh ama diet. Ga ada di Jakarta soalnya, heuehheeheee…

Nasi pedas Ibu Andika yang didepan Supernova juga top abish…Secara gue suka dan maniak makanan pedas, awalnya sempat menganggap remeh tempat ini. Apalagi awalnya liat ternyata ga semua makanan yg disajikan merah2 alias penuh cabe. Warnanya sih natural, kulit ayam yah kuning kecoklatan, pokoknya warna warninya natural. Tapi begitu gigit sesuap, alamaaaakkkk…. Mak nyussss…. Must try buat yang hoby pedes. Buat yang nggak, jangan deh. Gue liat Ai Je kepedesan kek mo pingsan gitu jadi kasian juga, huehehehee…..

Trus kemana lagi yah?
Ohya, maen Banana Boat… Padahal sebenernya takut setengah mati, dipede-pedein aja. Begitu kecebur, asli gue takut banget. Untung pacarkyu sangat baik hati dan menenangkan hati. Alhasil gue dan Tanti (Cuma bedua cewek yang mau ikutan Banana boat) langsung teriak2 mo udahan setelah sekali dicebur dan minum air laut beberapa liter, huehehehee…









Trus ada banyak lagi tempat yang kami datangi such as Taman Ayun, Bedugul, Tanah Lot, Kintamani (penjual2 gelangnya sangar abish neh disini. Jualan kayak mau nodong, hehehehe…), pasar Sukawati, dan lain-lain. Beneran deh, semuanya menyenangkan. Melihat bule-bule menghabiskan uang di negeri sendiri (yang ujung2nya kan membantu perekenomian bangsa), sangat membuat gue bangga bahwa Bali adalah bagian dari Indonesia.


Jika dulu melalui tivi melihat tayangan2 tentang bom bali dan marah sama pelaku2 teroris itu, sekarang bener2 merasa sedih, marah dan kecewa. Kok ada yah manusia kek gitu. Demi apa coba, melakukan hal yg ga berperikemanusiaan itu. Ga mikir apa efek ke depannya? Seneng jika bangsa sendiri dikecam dunia? Melarat dan mengemis sama bangsa lain? Sudah punya asset bagus kok ndak di jaga, malah diancurkan? Punya otak ditaro dimana, Om? Kaga tau yah, kalo mati ntar masuk neraka? Aminnnn… *hu uh… jadi emosi deh…*

Ada satu lagi kejadian terakhir di bandara Ngurah Rai. Sehabis antri di loket untuk check in, hape nya Ai Je ternyata ketinggalan. Kami ga sadar sesampainya diruang tunggu, Hape gue bunyi. Ternyata dari no Hape Ai Je (nomor Flexy yang di combo-in sehingga jadi nomor bali jadi awalnya gue ga ngeh). Ternyata dari petugas loketnya, bilang bahwa Hape ini ketinggalan, dan minta diambil kesana. Dia nemu no dari SMS-SMS kali yah. Abisnya Ai Je nggak pake speed dial deh. Alamak… sms mana pula yang kebaca, huehehehe….

Akhirnya, ga lama setelah itu, back to kehidupan Jakarta yang semrawut lagi deh.

Kesan setelah ke Bali?
Generally, Bali is so wonderful. Can’t hardly wait to go back there again.

Friday, November 02, 2007

27 Days to Bali

Bali is not my most wanted place for holiday.

Secara gue besar di Pulau Nias nan indah itu :p.

Okey, i know it's nothing to Bali, but... hey, we have a beautiful island too, interesting culture of ancient tribe, great waves so foreigner often come there for surf. And it is, international events sometimes held in my beautiful island.

My home is just about 50 m from the beach, and i often spent my childhood playing on the beach to find some seashells. Jadi, sudah tau kan dari mana datangnya kulit gelap namun manis ini?

So, even if I have been in Java island for 7 years now, I never planned to spend my holiday to Bali. I prefer to go to Puncak, Bandung, Jogja, Solo or anywhere except the beach. If you spent 18 years which is the first part of your life surrounding by the sea, you know why i did that.

This year is different.
Ofcourse, like people said, "Love can make you do anything." :)

Ai Je likes Bali verymuch. Last year he went to Bali just to attended his friend's wedding. And last August, he went there with his Lomo's friends (Ai Je is Lomographyfreak :p) If you want to know what Lomo is, check this link! : www.lomography.com
.

So when his friends at work asked him to go together this November, guess what? He agreed. And he asked me to go too. I didn't see the reason to refused, beside that, i always looking forward to spend a lot of quality times with Ai Je :p.

I don't know when it's start, but i'm so exciting rite now. Apa karena Ai Je keseringan ceritain pengalaman dia selama liburan? Tempat2 yang tadinya gue anggap biasa2 aja sekarang menjadi begitu menarik?

Atau karena Ai Je ditunjuk (or menunjuk diri sendiri?) sebagai Ketua Rombongan dalam perjalanan menuju Bali bersama temen2nya kali ini, sehingga detail perjalanan sering dibahas dengan gue. Rencana2 perjalanan yang kelihatannya menarik membuat gua ga sabar akhir november segera tiba. Mengunjungi GWK, pasar Sukowati, mencoba nasi pedas Ibu Andika (okey, yang ini referensi yang gue dapat dari tabloid edisi liburan), naik banana boat (gue blom mahir berenang, agak takut sebenarnya, tapi kata Ai Je pelampungnya bisa nahan kok, hiks...), lalu ada flying fish yang sepertinya seru (gue liat di sitkom OB, tapi kata Ai Je coba dulu Banana Boat, blom tentu gua masih mau coba Flying Fish yang begitu mengerikan itu), lalu ke Uluwatu yang indah itu, dan banyaaak lagi tempat2 yang mengasyikkan seperti kata Ai Je.


Duh, can't hardly wait neh... Semoga perjalanannya nanti menyenangkan seperti yang ada dalam bayangan gue sekarang.

Bali is my most wanted place for holiday for now :)

Monday, October 01, 2007

Relationship

Relationship....
kata-kata ini sekilas terdengar enteng. Pacaran, memadu kasih, in love, atau banyak lagi sebutan lainnya. Ketika diawal2 masa ini, yang terasa semuanya indah. Semuanya ringan, hari selalu cerah, hujan pun terasa teduh.

Ketika waktu berjalan terus, semua tak laghi sekedar kunjungan dimalam minggu, tak lagi cuma acara nonton bioskop bareng, tak lagi cuma sekedar dikenalin sana sini ke keluarga dan temen2.
Ada hal lain yang bukan sekedar kulit luarnya saja.

Ada banyak hal yang harus dikompromikan. Gue ngeri ngebayangin kehidupan berumah tangga, mesti hidup dan bertatapan muka belasan jam setiap harinya. Resiko benturan dan gesekan akan semakin lebih besar, kan?

Relationship dengan orang yang kita kasihi, sekilas terasa indah dan menyenangkan. Membuat kita merasa apa yang dinamakan, "Feel butterflies in your stomach".

Tapi....


Ketika harus berkompromi sana sini dengan si dia, masihkan yang indah2 itu kita rasakan?

Gue pernah baca banyak buku tentang bagaimana cowok dan cewek itu berbeda, bagaimana gen dan hormon mempengaruhi perilaku kita sehingga seringkali cekcok karena hal sepele. Dan setiap kali gue berantem dengan Ai Je, gue sedih.

Terkadang kesal, kenapa dia ga mau mengerti gue. Kenapa dia ga mau memaklumi PMS membuat gue yang biasa imut-imut ini :p berubah menjadi amit-amit. Kenapa dia ga mau nyadar bahwa gue marah ini bukan karena ga peduli dan ga menghargai dia? Semua semata-mata mencari perhatiannya.

Tapi ketika sedang waras, maka selalu penyesalan datang terlambat. Dan gue sadar, sesadar-sadarnya bahwa Ai Je sayang ke gue, dan ga mungkin sengaja ingin melukai atau membuat gue menangis. Lalu apa yang terjadi setiap kali adegan film india terjadi diantara kita?

Entahlah, gue juga bingung. Relationship ternyata tidak sesimple yang gue pikirkan. Dan mungkin meskipun sudah banyak membaca, atau mendengarkan dari orang lain, bahwa relationship itu bukanlah menyatukan dua pribadi yang berbeda, tapi saling menerima perbedaan yang lainnya, gue masih blom dapat mempraktekkan sebenar-benarnya.

Tapi apapun itu, asalkan berdua, semua pasti bisa dilewati. Iya kan, Ai Je?

p.s: Postingan ini dipersembahkan untuk Ai Je, atas nama cinta dan kesabaranmu menghadapiku yang sangat egois dan keras kepala. Never meant to hurt your feeling, Dear. It's just PMS coming through *ngeles mode ON ;p).




Wednesday, September 12, 2007

Lately

Waduhhhhhhh.......
Kangen banget sudah lama tidak nge posting.
Saya tidak pusing melulu kok selama ini temans. Tapi sangat berterimakasih atas perhatiannya.

Life's so amazing lately. Actually, I have so many words to tell sehingga jadinya gue pusing sendiri mo mulai darimana.

Di agustus kemaren sempat kopi darat sama temen2 milis cross stitch, seru abish karena begitu ketemu, langsung seru ngomongin kruistik. Secara gue belum pernah ketemu dengan mereka secara langsung, sempet takut acara ketemuannya akan garing. Ternyata nggak tuh. Untungnya Ai Je mau nemenin nganterin ke gathering itu. Sehingga gua ga perlu pulang sendirian ngegotong2 Hoop (ram or alat bantulah untuk kruistik) yang panjangnya hampir 1 m. Thanks to Ai Je, for stay there almost 3 hours, berbicara dengan para lelaki lain yang juga sedang menemani pacar or istrinya gathering di dalam sementara mereka di teras, ga pernah kenal, ga pernah email2an, dan ga punya benang merah penghubung. Dan para ladies di dalam sedang ribut ngomongin kruistik, tukeran pola, makan2 dll. It's so sweet, honey...

Then, ada suatu waktu diantara itu juga ketika gue dihadapkan untuk mengambil beberapa keputusan sulit dalam hidup gua. Dari kejadian ini gue belajar bahwa ternyata memilih itu ga gampang. Ketika pilihan yang satu jelek dan yang lain bagus, itu sih gampang banget.
Ketika pilihannya dua2nya jelek, ini juga gampang. Toh hasilnya akan sama jeleknya. Tapi ketika pilihan yang ada didepan kita dua2nya sama bagusnya, maka seketika proses mengambil keputusan tidak gampang. Kenyataan akan kehilangan salah satunya cukup menakutkan.
Inilah sifat manusia. Ga pernah puas, serakah, dan ingin memiliki segalanya. Untung saja, gue selalu dikelilingi oleh orang2 yang sangat menakjubkan, bahkan ketika sisi buruk gue mendesak keluar, mereka tetap disana, mengarahkan, membimbing dan menyayomi. Tidak ada berkah yang lebih besar daripada ini. Sungguh.

Akhir2 ini, gue belajar juga betapa penting untuk bersyukur. Kehidupan yang sering dirasa perih, menjemukan, dan lain2, ternyata jika disyukuri sangat indah. Melihat sisi lain kehidupan orang lain ternyata banyak memberi kesadaran, bahwa hidup gue sangat perlu disyukuri. Bahwa semua kekecewaan dan rasa marah didalam diri ini ga ada apa2nya jika dibandingkan dengan penderitaan orang lain.

Lupa bersyukur membuat gue merasa jadi orang yang paling sengsara didunia ini, padahal masih banyak orang2 yang bahkan untuk makan pun mereka rela mengais2 tong sampah. Lalu siapa gue ini yang langsung ngambek ketika Ai Je menolak pergi ke restoran yang gue inginkan karena jalanan macet. Dan lebih memilih makan di tempat terdekat. Masih syukur bisa makan direstoran juga.

Siapa gue ini yang gondok setengah mati sama si mbak yang nyuci baju gara2 baju kelunturan? Sementara ada orang2 yang nyuci, mandi, gosok gigi bahkan ambil air minum dari sungai ciliwung yang bahkan sudah ga jelas warnanya lagi.

Siapa gue yang menangis kesal karena Ai Je ga bisa ngajak liburan bulan lalu, dan ngambek abis2an meski udah dijanjiin bulan depan akan pergi bareng, sementara ada orang yang bahkan boro2 mikir liburan, untuk makan aja sulit.

Mengingat ini semua, gue merasa kecil dan payah. Lupa bersyukur atas hidup yang begitu indah dan berkecukupan. Menyadari bahwa masalah2 yang kita punyai hanyalah seperti pasir di tengah gurun yang luas.

Dan ketika gue mencoba bersyukur, berterimakasih dan menerima apa adanya, bener2 terasa ringan dan melegakan. Meski jujur saja, masih harus banyak belajar lagi, tapi gue yakin kok, Tuhan punya rencana sendiri terhadap setiap kita. Dan Dia bekerja dengan cara yang tidak akan mampu kita pahami. Tapi yang pasti, Dia mengatur semuanya indah pada waktunya.

So, be gratefull everyone. Be blessed....

Monday, July 16, 2007

Pusing

Terlalu banyak ide,
terlalu banyak inspirasi,
terlalu bersemangat
terlalu sibuk,
jadinya saya pusing sekarang....

Wednesday, June 13, 2007

Quarter life excitement







Yuuupppp...!!!
I'm 25 years old now.
Seperempat abad, hiks... Membuat gue rada kecut juga menerima ucapan2 selamat ulang tahun dari temen2. Eitss... jangan salah sangka, bukan maksud hati ga bersyukur ada orang2 yang ingat dan care ke gue, cuma mengingat fakta umur semakin sedikit sisanya, tanggung jawab dan beban moral terhadap sekeliling semakin gede, yaaaa wajar dong gue jadi aware.

Tapi diatas semua itu, ulang tahun yang ke 25 ini terasa spesial. Why?
Ucapan2 dari teman2 yang care tidak henti2nya sejak pukul 00.00 wib tanggal 12 Juni 2007, obrolan2 ringan dan hangat dengan Ai Je ditelepon tengah malam itu sambil menunggu pergantian hari, merupakan berkah terindah yang gue miliki.

Begitu juga keesokan harinya. Setidaknya tekad bahwa hari ini adalah hari bahagia, jadi gue ga boleh marah2, bersyukur sepanjang hari bukan hal yang susah untuk dilakukan.

Lalu bagaimana rencana kencanku dimalam itu?

Sejak ABG, ulang tahun ke 25 dalam impian gue adalah ulang tahun yang elegan, nggak usah rame2 kek 17 tahunan, cukup romantic dinner with my boyfriend. Ditempat indah dan romantis? Candle light dinner? Itu bonus! Itu idealnya.

So, sedari kemarin gue mikirin mau ngajak Ai Je kemana dihari ulangtahun gue. Secara makan2 dengan keluarga gue jadwalkan hari ini, kemaren gue mesti les inggris (yang amat sangat pengen gue bolosin, tapi mengingat akan mendapat tatapan alis mata naik sebelah dari Ai Je), maka gue terpaksa datang juga untuk bercas-cis cus di kelas. Sementara kepala gue dipenuhi dengan berbagai rencana dinner dengan Ai Je selepas kelas inggris ini.

Ketika nyampe rumah, Ai Je sudah sampe duluan, nggak tau dia nunggu berapa lama. Tapi gue liat tampangnya capek banget. Mungkin kerjaan kantor lagi banyak2nya. Betapapun pengen menikmati romantic dinner dengan Ai Je, gue sadar bukan langkah bijaksana memaksakan hal itu saat ini.

Lalu saat sudah berpasrah dan membesarkan hati sendiri bahwa toh besok Ai Je juga ikut makan2 bersama keluarga dan sepupu2 gue, tiba2 Ai Je mengeluarkan sesuatu dari tasnya.

Gue tau dia akan mengeluarkan hadiah untuk gue, meski gue blom tau apa hadiahnya. Tapi yang merupakan surprise kecil yang sangat manis adalah Ai Je mengeluarkan sepotong kue berlapis coklat lalu menaroh lilin kecil diatasnya, membakar lilinnya, menyodorkan kue itu lalu mengucapkan selamat ulang tahun ke gue. Hikkkssss, dadaku penuh sesak bahagia.

Dan akhirnya kami menghabiskan malam itu dirumah saja, menonton dvd desperate housewife seasons 3. Ai Je bertindak sangaaat manis sebagai bagian dari hadiah ulang tahun gue secara dia nggak suka opera sabun kek desperate housewife yang katanya banyak mehe2 dan problemnya terlalu mengada-ngada. Tapi malam itu tanpa komplainan menemani gue menonton dan nggak sekalipun megang2 remote dan mengganti ke siaran favoritenya. It was so sweet of you, honey...

Gue nggak pernah membayangkan duduk berdua saja didepan tivi bisa begitu menyenangkan dan nggak membosankan. Dan rencana untuk makan diluar, terasa tidak begitu menarik lagi.

Mungkin ulang tahun ke 25 gue ini bukan yang terelegan seperti yang ada dibenak gue selama ini, tapi yang pasti, ini ulang tahun yang sangaaat manis dan indah yang menambah goresan sejarah dalam hidup gue. Semoga ini bukan yang terindah, sebab tentu saja, gue ingin ada banyaaaaakkkk ulang tahun lagi yang lebih indah dari ini, yang tentu saja bersama Ai Je.

Tapi tentu saja, hal ini ga berarti Belle berhenti bermimpi tentang impian terindah di hari ulang tahunnya.
Ke depannya? Hmmmm... Ulang tahun ke 50 yang akrab dan hangat, dikelilingi keluarga, suami, banyak anak-anak, cucu-cucu yang masih kecil, sepertinya indah untuk dibayangkan.

let's make it happen
^-*

Thursday, May 31, 2007

M A T I

Aku ini...
Memang akan mati tanpamu
Tapi aku juga akan mati
Bila kau mati ditanganku.

*halah, ngomong apa sih? lagi error nih!*

Monday, May 28, 2007

A piLe oF meMoRy tO rEmeMbEr

Waaakkssss.... udah hampir akhir Mei. Dah lama nggak ngeblog, nggak sempet, nggak mood, nggak ada ide, huehehehe....
Tapi akhir2 ini sebenarnya banyak peristiwa yang terjadi, menyesal juga nggak menorehkan sedikit kenangan di blog bahkan di diary. Karena merangkum serpihan memory sepertinya nggak akurat, apalagi mengenai sensasi perasaan yang dirasakan ketika suatu peristiwa terjadi. Hanya saja, kayaknya kemaren2 itu lagi males aja numpahin perasaan, mungkinkah hati ini jadi beku? Huahahaa, jangan muntah2 gitu dong, temanz pembaca... gue kan cuma coba2, siapa tau berbakat jadi penyair :p

Akhir2 ini keknya perasaan gue tegang mulu, entah karena kerjaan kantor high pressure akhir2 ini, atau karena bad relationship dengan seseorang, atau entah karena apa. Bisa jadi karena lagi diet ketat yang konon kata orang bisa menyebabkan depresi atau mood yang ga terkontrol.

Tapi ini salah satu hal yang menggembirakan gue dalam 2 bulan ini. I've lost 7 kgs at three months from february 2007. :D

More ways to go... ^-^

I think so... -_-

I hope so... :(

Beberapa teman bilang ini terlalu drastis, tapi menurut gue, ga terlalu ekstrem kok dietnya. Since Feb, gue merubah pola makan dengan yang lebih sehat. No junk food, no snack, no krupuk (hiks...), and a lot of no no no lainnya.

Nasi katringan di kantor awal2nya gue minta office girl sisihin setengah, terserah dia mau kasih siapa. Lama2, sekarang gue tinggal makan 1/4 nya. Makan malam dikurangi, perbanyak makan buah2an. Meski sampe sekarang godaan apalagi kalo weekend itu bener2 bikin mental goyah, hehehe....

Tapi gue puas ama hasilnya... Hanya saja, seperti biasa, gue selalu curiga dengan keadaan yang berjalan baik-baik saja, seolah ketenangan yang ada akan disusul dengan badai tornado yang menghancurkan.
Oke, berlebihan memang, maksud gue, ada rasa takut jika suatu saat gue jenuh berpola makan sehat ini, dan semua usaha gue sia-sia. Karena terus terang aja, yang sehat itu nggak enak, yang enak itu ga sehat (duh, iklan banget yah...

Balik lagi ke topik awal, mungkin juga ketegangan gue berasal dari seringnya nonton CSI akhir2 ini. Yeeppp... Crime Scene Investigation. Gue tau serial ini udah lama, dikasih tau sama temen. Tapi waktu itu dengernya aja malas. Sejak nonton pertama kali serialnya di TV kabel (karena ga bisa bekerja dalam keadaan hening dan gue bosen muter koleksi cd yang seuprit, jadi terpaksa nonton secara siaran yang lain lagi jelek atau udah pernah nonton) gue nonton serial ini padahal ga tau judulnya, dan gue suka. Pas liat judulnya, alamaaakk... CSI, season 7 pula. Jadilah daku berburu DVDnya. Dari season 1 sampe 6. Sekarang gue udah dapat 5 season dari 6 season yang gue cari.



Ga puas sampe situ, gue berburu versi Miami dan New York nya. Yaaahhh... saya sudah menjadi addicttive, padahal secara mental adalah penakut banget, tetep aja sok nonton filem itu, hehehee....



Kehidupan kantor juga bergejolak, mulai dari berusaha semaksimalnya memuaskan keinginan bos yang nggak ada habis2nya, sampe capek ati mengadapi staff yang "au-ban" banget sehingga (maaf, saya memang kejam), gue terpaksa mengusulkan kepada direksi untuk mem -phk kan staff ini atau gue yang akan resign (ancaman yang nggak perlu sebenarnya, mengingat permintaan gue itu masih masuk akal karena didukung alasan2 yang kuat. Beside... duh, milih berhentiin prajurit atau komandannya? hayooo?)

Lalu awal bulan Mei ini gue baru ikutan kursus di salah satu lembaga yang gurunya native semua. Deeeeehhhhh, nilai positifnya adalah: mata jadi segar, karena banyak pemandangan bagus alias bule2 keren (meski yang udah expired juga ada sih, hihihi...). Cuma, memang tak ada gading yang tak retak, gue salah milih jadwal. Ngambilnya stengah5 sore. Ceritanya karena jam pulang kantor gue lebih cepet dr yang laen alias jam 4, gue pikir mending ambil stengah 5.

Ohya, daku cuma dapat grade Intermediate 2 waktu ujian penempatannya. Kata yang nguji sebenarnya gue ini ada di perbatasan antara inter2 dan inter3. Hiks, kasian banget Inggrisku yah.
Nah, karena kelas inter3 ga jelas kapan mau mulai, sementara semangat gue untuk nge-les sedang menggebu-gebu, meski ditawarin inter3 dan disuruh nunggu, gue keukeh ngambil inter 2.
Begitu hari pertama, alamaaakkk, keknya gue yang paling tuwir deh dikelas ini. Yang paling deket umurnya dengan gue tetep aja lebih muda setahun dari gue, hikk...hikkkss.... Yang paling muda? Huaaaaa... ada yang 14 tahun, bo. Masih smp.

Lalu gue langsung bersumpah dalam hati, kalo naik level, gue akan pilih jam 7 malam. Habisnya, ni anak-anak biarpun masih culun2, tp inggrisnya jago2. Kan gue jadi tengsin sendiri, hehehee...
Pernah ngintip kelas inter1 yang jam 7 malam, semua isinya seangkatan gue, pada pake kemeja kerja dan yaaaahhhhh ga lebih mudalah dari gue, hehehe...

Jadi gue kan ga nyolok sendirian, hiks.

Generally, suasana kursusnya menyenangkan. Apalagi guru2nya ada yang keren. Yah, anggap aja refreshing dari pulang kerja, bisa ngobrol2 sambil maen games yang seru2 dengan bule keren, pura2 pasang tampang bego biar dideketin dan diajarin privat. Huahahahaha, beneran gue merasa kayak devil waktu menjalankan siasat ini, hehehehee... Abisnya anak2 laen pada polos2 deh mukanya, hehehehe....


Another story of my life, Ai Je is becoming a part of my life now. Well, love life is complicate. Don't ask me how i feel, and how it could be happen, the only thing i know is I'm very grateful to have him in my life.

Perjalanan hidup ini berliku dan kita nggak pernah tau akan mengalir dan bermuara kemana. Meski bukan penganut "Let it flow", tapi gue bukan tipe orang yang suka menentang takdir. So, Let It Be mungkin lebih tepat. Kalo semua ini akan ga berhasil juga Ai Je, mungkin memang saatnya gue untuk menyerah.

But, kejadian ini mungkin sebagai bukti ,"Never give up in faith!"
Sekarang tinggal liat sajalah, sampe mana kita sanggup menjalaninya kan? Kalo memang akan berakhir seperti dulu lagi, paling nggak, gue nggak akan menyesal ketika membaca kenangan ini, I've try my best.

I can, I'm sure all of us can do that. Keep the faith! (Astagaaaa...! Bon Jovi abissshhh..!!! Hehehe...)

Monday, May 21, 2007

Bukan keluh kesah, tapi bahagia!

Kata orang cinta itu ajaib.
Kuasanya melebihi serangan tornado dengan dua pusaran.
Aku percaya!

Karena cinta aku menjadi gila,
Meraung dalam marahku.
Karena cinta aku mati,
Lalu lemas tak berdaya.

Terkubur, dan terlupakan.
Menjalani hari seperti zombie.
Melakoni panggung kehidupan yang suram,
berkubang duka dan terkubur
Tak lagi menanti.

Dan ketika jiwa tak mampu berkompromi
Ketika mati rasa itu tak mampu meng-imuni deritaku
Kau datang, mengulurkan tangan
Menyentuh setiap kelam menjadi cerah.

Kau yang datang menawarkan cahaya,
setelah habis nafasku meminta dan tak kunjung terang datang.
Kau yang meniupkan nafas ke jantung yang tak lagi berdetak.
Aku ini cuma Lazarus.
Cuma seonggok mayat yang mengharapkan segenggam biji lada.


Jika ini cuma mimpi dari tidur panjangku,
maka siapapun jangan bangunkan aku.
Jika ini nyata, semoga kekal abadi selamanya.
Berjalan disisimu, adalah bahagiaku.

***

p.s:
untuk Ai Je,
Apapun alasanmu berada disisiku, terimakasih...
sesak ini karena bahagia, sungguh!

Tuesday, April 03, 2007

M E N C I N T A

Baru baca postingan seseorang soal cinta dan mencinta. Dan secara tiba-tiba semangat menulis blog muncul lagi, hehehee....

Maap buat temen2 yang mampir2 ke sini tapi ga ada tulisan2 baru. Yang punya blog lagi mumet soalnya. Liat aja beberapa tulisan terakhir yang isinya ngeluuuuuuuuuuuuuhhhhhh mulu. Jadi agak2 ngerem tangan untuk menulis, daripada isinya cuma ngata2in orang aja, huehehehe....

Di blog yang gue baca itu, yang nulis nanyain soal apakah mencintai = memiliki? kenapa kita selalu menganggap yang kita cintai itu adalah kepunyaan kita? dan ada banyak pertanyaan2 lain yang mungkin sering muncul dibenak kita, ga peduli cowok or cewek.

Kemaren siang, ditengah hari bolong saat gue sedang menikmati awal2 bulan setelah berperang dengan angka2 yang merupakan rutinitas setiap tutup bulan, gue berchating-chating ria dengan beberapa teman di YM. Mulai dari menyapa teman lama, sampe obrolan ga penting banget yang sebenarnya gue sendiri ragu ada manfaatnya atau ga ^_^

Entah darimana mulainya, gue dan temen itu ngebahas soal relation ship. Antara pria dan wanita, tentu saja. Or, mungkin antara pria dan pria (dalam tanda kutip) atau wanita dan wanita (dalam tanda kutip juga), ;p.

Lalu gue mulai bercerita, tentang perjalanan pribadi gue dulu sekali...


Long time a go, disalah satu episode hidup gue entah chapter berapa, gue pernah merasa sediiiiiiiihhhhhhhh banget. Ketika merasa kehilangan jati diri saat mencintai seseorang. Ketika akhirnya semua berakhir saat seseorang yang kita sayang bilang ...

...

...

...

Sorry, nggak dapat nerusin tulisannya. I've opened my YM archived untuk mencari dengan pasti dulu itu dia bilang apa, dan semuanya masih disitu.

Tersimpan dengan rapi seperti tonggak sejarah.

Terbaca...

Membuka luka lama...

Dan ternyata masih sakit...

Dan nyawa gue untuk nge-blog terbang entah kemana.

Maap yah, teman-teman. Suatu saat postingan ini akan disambung lagi, kalo sudah tidak merindu lagi.

catatan untukmu: entah kalo saat-saat itu menyakitkan, entah siapa yang jadi korban antara aku dan kamu, tapi entah mengapa, i still miss you somehow... (12 Juli 2005 - 17 Maret 2006). you know who you are...