...
*something's wrong, i know that, but i don't know what it is.*
Monday, June 28, 2010
Wednesday, May 26, 2010
Finally, Found My SOULmate
Hari kedua bawa motor lagi ke kantor.
Yipppiiieeee.
Sejak lahiran misyel, gue sudah lama nggak bawa motor sendiri ke kantor. Soalnya motornya dijual.
Pulang pergi diantar jemput Ivan.
Kemana2 naik mobil ama Ivan.
Bukannya nggak suka sih. Malah sukkaaaa banget.
Cuma, tetap saja ada rasa nggak pas. Kalo jalan2 bolehlah naik mobil sama keluarga. Tapi sehari2? Bawa mobil sendiri nggak bisa2. Akhirnya selaluuu nunggu Ivan.
Ivan nggak pernah ngomel kalo mesti nganterin kesana kemari. Tapi jiwa petualang gue *jiahhh, si bolang dong* membuat rasanya gerak agak terbatas. Soalnya ivan kan pulang kantor lebih sore, jadi kalo mau janjian ketemu customer, atau control ke toko dulu, mesti nunggu, atau gue bela2in naik angkot.
Rasanya seperti mengepakkan sayap diruang sempit.
Akhirnya, gue pikir bahwa mau ga mau, gue harus naik motor lagi. Toh misyel dirumah sama ie ie dan susternya.Sudah tidak dibawa ke kantor lagi. lagian ini cuma sementara sampe gue benar2 resmi kerja dirumah nanti. Masih beberapa bulan lagi.
Kemaren hari pertama bawa motornya, jam 4.30 sore gue udah nyampe rumah.
Menyenangkan.
Punya waktu untuk misyel.
Dan punya waktu untuk bikin bakpau buat keluarga.
Sayap gue benar2 bisa terkepak sekarang. Senang rasanya. Jadi bisa benar2 produktif dan mengerjakan hal2 yang gue suka.
I've found my "SOULmate", but ofcourse, Ivan is one and only soulmate that i have :)
Yipppiiieeee.
Sejak lahiran misyel, gue sudah lama nggak bawa motor sendiri ke kantor. Soalnya motornya dijual.
Pulang pergi diantar jemput Ivan.
Kemana2 naik mobil ama Ivan.
Bukannya nggak suka sih. Malah sukkaaaa banget.
Cuma, tetap saja ada rasa nggak pas. Kalo jalan2 bolehlah naik mobil sama keluarga. Tapi sehari2? Bawa mobil sendiri nggak bisa2. Akhirnya selaluuu nunggu Ivan.
Ivan nggak pernah ngomel kalo mesti nganterin kesana kemari. Tapi jiwa petualang gue *jiahhh, si bolang dong* membuat rasanya gerak agak terbatas. Soalnya ivan kan pulang kantor lebih sore, jadi kalo mau janjian ketemu customer, atau control ke toko dulu, mesti nunggu, atau gue bela2in naik angkot.
Rasanya seperti mengepakkan sayap diruang sempit.
Akhirnya, gue pikir bahwa mau ga mau, gue harus naik motor lagi. Toh misyel dirumah sama ie ie dan susternya.Sudah tidak dibawa ke kantor lagi. lagian ini cuma sementara sampe gue benar2 resmi kerja dirumah nanti. Masih beberapa bulan lagi.
Kemaren hari pertama bawa motornya, jam 4.30 sore gue udah nyampe rumah.
Menyenangkan.
Punya waktu untuk misyel.
Dan punya waktu untuk bikin bakpau buat keluarga.
Sayap gue benar2 bisa terkepak sekarang. Senang rasanya. Jadi bisa benar2 produktif dan mengerjakan hal2 yang gue suka.
I've found my "SOULmate", but ofcourse, Ivan is one and only soulmate that i have :)
Thursday, April 08, 2010
Resign aja pak kalo udah ga niat kerja.
Di kantor gue ada 2 orang yang memiliki tingkat menyebalkan sangat tinggi.
1 bapak2 dan 1 ibu2.
kali ini gue mau bercerita soal yang laki2 dulu.
sebenarnya sudah lama gue kesal dengan tingkah dia.
dia kerja dibagian umum dan merangkap messenger. dia punya keahlian mereparasi elektronik.
dia sudah kerja belasan tahun di kantor ini, tapi sepertinya dia ingin resign dan membuka usaha sendiri tapi terbentur dengan modal.
lama kelamaan gue perhatikan, dia digaji cuma untuk mencairkan cek untuk petty cash di bank, lalu selebihnya dia nongkrong di belakang untuk mengerjakan sampingannya, menerima reparasi elektronik.
jadi, 1 ruangan belakang itu adalah KERJAAN PRIBADI dia.
Sebenarnya dengan ini saja sudah menimbulkan ketidaksenangan karyawan lain. dan dalam kapasitas gua sebagai chief finance and accounting, sudah gue tegor dan akhirnya gue lapor ke atasan. tapi entah kenapa boss gue ga berkutik sama dia. ga dipecat2 nih orang.
pernah suatu ketika, gue minta diambilin berkas dari roxy square (kantornya adik boss gue) untuk dibawa ke kantor gue (pesing daan mogot), dia pergi jam 9 pagi, baru balik jam 1 siang.
terkadang dia bisa pergi jam 9 pagi lalu nganter anaknya sekolah di cengkareng, lalu balik lagi ke kantor, korupsi waktu gila2an. kalo ditegor, gue bisa dicemberutin berhari2. kalo di laporin boss, boss cuma bilang "apa boleh buat, susah cari orang kepercayaan untuk ngambil2 cek dibank. buset dahhh.....
lalu kalo disuruh ke bank, dia maunya sekali jalan doang, pilih deh mau pagi atau siang, selebihnya entah dia diluar kantor ngapain, atau kerja di belakang, menerima reparasi elektronik itu. 1 ruangan dibelakang penuh sama tivi dan tape yang rusak.
yang bikin gue kesal tadi adalah, gue minta tolong ditransferkan uang ke bank bni (which is bukan bank yang sering dipake kantor gue). uang itu adalah titipan suster nya misyel untuk anaknya dikampung. sebagian buat operasi sodaranya yang sakit. sudah dititipkan dari kemaren dan gue lupa.
maka baru g titip hari ini. itu pun sudah ditanya2kan oleh anaknya.
sore ini, dia pulang dan bilang, kalo dia ga sempat nyetorin. padahal dia keluar kantor jam 9 pagi, nyairin cek, lalu ambil tagihan di dadap. itu doangg.
sepertinya dia sengaja karna yang gue titipkan ini adalah urusan pribadi, bukan urusan kantor, jadi dia ogah2an.
hey, tapi kan gue atasan elo, which is sebenarnya bisa2 aja gue memanfaatkan elu untuk kepentingan pribadi. tapiiiiiii, berapa kali sihhhh gue bikin beginian. ga nyampe 5 kali dalam setahun kok.
huhuhu, pengen gua tampol sebenarnya.
coba kalo gua yang punya ni perusahaan, udah gua pecat tanpa pesangon lu dari kemaren2.
alasannya adalah:
korupsi waktu gila2an. tidak bekerja dengan baik dan mempergunakan fasilitas kantor untuk kepentingan usaha pribadi. bayangkaaaaannn.... listrik, ruangan, telpon dan jam kerja adalah milik kantor gue, dan dia pakai itu 90 % mengerjakan kepentingan bisnisnya sendiri.
1 bapak2 dan 1 ibu2.
kali ini gue mau bercerita soal yang laki2 dulu.
sebenarnya sudah lama gue kesal dengan tingkah dia.
dia kerja dibagian umum dan merangkap messenger. dia punya keahlian mereparasi elektronik.
dia sudah kerja belasan tahun di kantor ini, tapi sepertinya dia ingin resign dan membuka usaha sendiri tapi terbentur dengan modal.
lama kelamaan gue perhatikan, dia digaji cuma untuk mencairkan cek untuk petty cash di bank, lalu selebihnya dia nongkrong di belakang untuk mengerjakan sampingannya, menerima reparasi elektronik.
jadi, 1 ruangan belakang itu adalah KERJAAN PRIBADI dia.
Sebenarnya dengan ini saja sudah menimbulkan ketidaksenangan karyawan lain. dan dalam kapasitas gua sebagai chief finance and accounting, sudah gue tegor dan akhirnya gue lapor ke atasan. tapi entah kenapa boss gue ga berkutik sama dia. ga dipecat2 nih orang.
pernah suatu ketika, gue minta diambilin berkas dari roxy square (kantornya adik boss gue) untuk dibawa ke kantor gue (pesing daan mogot), dia pergi jam 9 pagi, baru balik jam 1 siang.
terkadang dia bisa pergi jam 9 pagi lalu nganter anaknya sekolah di cengkareng, lalu balik lagi ke kantor, korupsi waktu gila2an. kalo ditegor, gue bisa dicemberutin berhari2. kalo di laporin boss, boss cuma bilang "apa boleh buat, susah cari orang kepercayaan untuk ngambil2 cek dibank. buset dahhh.....
lalu kalo disuruh ke bank, dia maunya sekali jalan doang, pilih deh mau pagi atau siang, selebihnya entah dia diluar kantor ngapain, atau kerja di belakang, menerima reparasi elektronik itu. 1 ruangan dibelakang penuh sama tivi dan tape yang rusak.
yang bikin gue kesal tadi adalah, gue minta tolong ditransferkan uang ke bank bni (which is bukan bank yang sering dipake kantor gue). uang itu adalah titipan suster nya misyel untuk anaknya dikampung. sebagian buat operasi sodaranya yang sakit. sudah dititipkan dari kemaren dan gue lupa.
maka baru g titip hari ini. itu pun sudah ditanya2kan oleh anaknya.
sore ini, dia pulang dan bilang, kalo dia ga sempat nyetorin. padahal dia keluar kantor jam 9 pagi, nyairin cek, lalu ambil tagihan di dadap. itu doangg.
sepertinya dia sengaja karna yang gue titipkan ini adalah urusan pribadi, bukan urusan kantor, jadi dia ogah2an.
hey, tapi kan gue atasan elo, which is sebenarnya bisa2 aja gue memanfaatkan elu untuk kepentingan pribadi. tapiiiiiii, berapa kali sihhhh gue bikin beginian. ga nyampe 5 kali dalam setahun kok.
huhuhu, pengen gua tampol sebenarnya.
coba kalo gua yang punya ni perusahaan, udah gua pecat tanpa pesangon lu dari kemaren2.
alasannya adalah:
korupsi waktu gila2an. tidak bekerja dengan baik dan mempergunakan fasilitas kantor untuk kepentingan usaha pribadi. bayangkaaaaannn.... listrik, ruangan, telpon dan jam kerja adalah milik kantor gue, dan dia pakai itu 90 % mengerjakan kepentingan bisnisnya sendiri.
Thursday, December 31, 2009
Kaleidoskop 2009
It’s December 31, 2009. The last day in this year. It’s time to look back for a while to see what I’ve been through all this year.
Let’s start…
First two month in this year was really make me excited. With my future baby in me, feels so big, so lazy and so hard to move my ass from bed, and feeling worry about my capability of being a mom, it scares me, really.
During my third semester of pregnancy, I just stay at home. Browsing and browsing, hehehe. That’s the start when I like to collect food recipes from internet. Then I start baking. From a little easy and delicious cake, BROWNIES. And I like it when Ivan said, “yummyyy”.
Then March was coming, and the baby’s born. It’s miracle. When I kissed her cheek just after she came out, was really make me cry. That cute little baby is mine, she is my baby. At that time, I swore to my self, that I would do anything, anything to the max, just for her. To make her comfort, raise her with all my heart, so that she can grow up became a beautiful girl with a beautiful heart, too.
So baby, don’t ever think that I would give you everything that you want :D. If that’s not necessary, it never will. Just go to your daddy. So he can argue with me and we’ll see who’ll win :D ( Somehow I know Ivan will never say no to Michelle).
I don’t know how and when it start. Suddenly I realized that I like baking. I like cake decorating. And then people start to order my cake.
So, even 3 months after Michelle was born and I came back to the office, I still baked. Until now…
It’s about July or August when we (Ivan and me) decided to provide Wedding Cupcakes. Why wedding? Because, it’s so happy to help people to reach their happiness. Of course, Birthday Cake and any occasional cake still on the list too.
With my younger sister’s help, about 7-8 wedding cupcakes we handled until now, hundred of brownies and birthday cake, billion of mini choux, hehehe, and it’s still counting. I love baking world….!!!
Michelle’s grown up very well. Each day she is more adorable than ever. And we try our best to become a good parents even we realized we still far from good, never stop learning.
Conclusion, this year was the greatest year in my life. Michelle and Ivan was the greatest gift that I’ve received.
I’m so grate full to have them in my life.
That’s all for 2009. Let’s face 2010 with a new spirit.
HAPPY NEW YEAR 2010, every one! Be blessed..!!!
Special note:
“Thanks for my lovely husband, Ivan, for your unconditional love, your patience, and your very very nice smile that you gave me even when I was stubborn, or in the worst mood ever, or when the devil inside me came out and try to hurt you. I’m so sorry, God knows how much I love you. Thank you… I would never be able to live this life alone. Not without you. Love you always and forever".
Wednesday, December 30, 2009
arrgghhhhhhhhh
kok baru ngeh postingan gue banyak yang masuk draft yah? cape dehhhh... giliran diposting malah masuk ke tgl hari ini, padahal itu postingan tahun jebot.
arrgghhhhh
kesel kesel keseeeelllll
arrgghhhhh
kesel kesel keseeeelllll
oN oUr aNniVeRsaRy
Baru sempet nulis sekarang, sibuk, sibuk dan sibuk
.
17 Mei 2008, Sabtu.
Ivan mampir ke rumah dipagi hari sebelum ke bengkel mobil. Gue pulang siang hari sehabis kerja, kepanasan dan langsung tidur2an.
Sorean, dia pulang,kita ngobrol2. Hadiah buat Ivan kali ini cuma sepotong
cinta, tapi gue
yakin Ivan pasti terharu dan tambah sayang abis baca surat gue
Tapi gue masih nunggu moment yang tepat buat ngasihnya, apakah nanti saat nonton bioskop or saat makan diluar? Trus pas mau ambil sesuatu dilemari baju, tadaaaaaaaaaa...ada
, tapi dibungkus kertas koran, hahahahaa.... Ivan banget, mana mau buang2 uang buat kertas kado, apalagi hari gene yah van, save the earth 
pas gue buka, awwwww ada coklat. So sweet. Maka coklatnya langsung gue makan, gue kasih ivan sepotong, hahahaha. Sepertinya ide ivan akan hadiah murah meriah sama kayak gue, secara tahun ini kita akan menikah dan membutuhkan biaya yang sangat gede yah, van?
Lalu surat buat ivan gue kasih aja. Selesai baca, haduuuhhh... matanya berkaca2, lalu ivan kecup keningku (halah, kok bahasana kek lagu jadul), dan bilang ,"Makasih, Ter. Suratnya indah banget. Gue sayang elu." Huaaa... aku jadi berbunga2
. Ga sia2 gue nulis surat itu semalaman 
Trus kita ngobrol2 lagi, nonton tivi, becanda2, gue sempet ngerjain kristik, dll.
Sampe akhrinya ivan nanya gini, "Ter, ganti sprei berapa bulan sekali?"
Hah?
Pertanyaan macam apa pulak itu? Nyindir? Hmmmm...Gue coba ingat2
, dan akhirnya gue menyerah, ga ingat persisnya berapa lama sekali gue ganti sprei, semua tergantung mood aja, hahahaa.... Bisa dua minggu sekali, bisa seminggu sekali, bisa sebulan sekali, bisa 2 bulan sekali.
Trus gue nanya, emang napa? Penting? Takut gue nanti jadi istri yang ga becus gara2 ga teratur ganti sprei? Or apa neh? Takut keseringan dan beli sabun cuci jadi mahal? Duh, pokoknya gue malah nyerang Ivan deh. Untung Ivan ku baik hati, dia bilang ga bermaksud apa2, dan cuma nanya aja, akhirnya gue jadi tenang lagi.
Trus kita ngobrol2 sampe malam. Lalu tiba2 suatu ketika gue ngerasain ada yang ngeganjal di bantal yang dari tadi gue jadiin senderan. Lalu gue liat ke dalam sarungnya, dan o owww.... ada
berbungkus kertas koran lagi. Ternyata coklat lagi. Hahahahaa... Senangnya. Hadiahnya emang sebatang coklat tapi gue udah dua kali kaget. It's so sweet of you, Hun. Mana tadi ampe gue marah2in tadi yah, gara2 nanya sprei kapan digantinya? Hahahaha. Ivan takut gue ga nemu2in coklatnya kali yah. Aduuuhhh, aku ini gimana sih? Jadi malu.
Trus coklat ini gue simpan dikulkas.
Nah, malam itu kita ga jadi keluar, ada bola keknya. Jadi Ivan nonton bola dirumah gue, sementara gue ngempi (maen multiply maksudnya
)
Lalu besoknya hari minggu kita pergi makan diluar. Pas sampe ditempat makan ketika akan ngambil kamera digital, ternyata oh ternyata dalam tasku ada sebungkus hadiah lagi berisikan coklat. Hahahaa... Ivan bilang. "Akhirnya lengkap sudah ditemukannya. Gue pikir ga bakal ketemu2 neh. Lama banget." Hahahahaa.... Ivan ivan, ada 3 batang coklat yang disembunyikan di 3 tempat yang berbeda dan bikin gue surprise. Padahal tas tangan ini kemarennya dah sempet gue longok lho buat ambil sesuatu.Kok ga ngeh yah. Hehehehe.
Selesai makan kita nonton. Pokoknya anniversary ini sama kek kencan2 kita biasana deh. Tapi sungguh special karena menyadari, ini anniversary yang terakhir kita rayakan di 17 Mei ya, Van? Selanjutnya, tiap tahun sampe tua, kita akan ngerayain 19 Juli.
Yippieeee.... 40 days to our wedding...!!!
So happy, so freak outtttt....!!!
.17 Mei 2008, Sabtu.
Ivan mampir ke rumah dipagi hari sebelum ke bengkel mobil. Gue pulang siang hari sehabis kerja, kepanasan dan langsung tidur2an.
Sorean, dia pulang,kita ngobrol2. Hadiah buat Ivan kali ini cuma sepotong
cinta, tapi gueyakin Ivan pasti terharu dan tambah sayang abis baca surat gue

Tapi gue masih nunggu moment yang tepat buat ngasihnya, apakah nanti saat nonton bioskop or saat makan diluar? Trus pas mau ambil sesuatu dilemari baju, tadaaaaaaaaaa...ada
, tapi dibungkus kertas koran, hahahahaa.... Ivan banget, mana mau buang2 uang buat kertas kado, apalagi hari gene yah van, save the earth pas gue buka, awwwww ada coklat. So sweet. Maka coklatnya langsung gue makan, gue kasih ivan sepotong, hahahaha. Sepertinya ide ivan akan hadiah murah meriah sama kayak gue, secara tahun ini kita akan menikah dan membutuhkan biaya yang sangat gede yah, van?
Lalu surat buat ivan gue kasih aja. Selesai baca, haduuuhhh... matanya berkaca2, lalu ivan kecup keningku (halah, kok bahasana kek lagu jadul), dan bilang ,"Makasih, Ter. Suratnya indah banget. Gue sayang elu." Huaaa... aku jadi berbunga2
. Ga sia2 gue nulis surat itu semalaman 
Trus kita ngobrol2 lagi, nonton tivi, becanda2, gue sempet ngerjain kristik, dll.
Sampe akhrinya ivan nanya gini, "Ter, ganti sprei berapa bulan sekali?"
Hah?
Pertanyaan macam apa pulak itu? Nyindir? Hmmmm...Gue coba ingat2
, dan akhirnya gue menyerah, ga ingat persisnya berapa lama sekali gue ganti sprei, semua tergantung mood aja, hahahaa.... Bisa dua minggu sekali, bisa seminggu sekali, bisa sebulan sekali, bisa 2 bulan sekali.Trus gue nanya, emang napa? Penting? Takut gue nanti jadi istri yang ga becus gara2 ga teratur ganti sprei? Or apa neh? Takut keseringan dan beli sabun cuci jadi mahal? Duh, pokoknya gue malah nyerang Ivan deh. Untung Ivan ku baik hati, dia bilang ga bermaksud apa2, dan cuma nanya aja, akhirnya gue jadi tenang lagi.
Trus kita ngobrol2 sampe malam. Lalu tiba2 suatu ketika gue ngerasain ada yang ngeganjal di bantal yang dari tadi gue jadiin senderan. Lalu gue liat ke dalam sarungnya, dan o owww.... ada
berbungkus kertas koran lagi. Ternyata coklat lagi. Hahahahaa... Senangnya. Hadiahnya emang sebatang coklat tapi gue udah dua kali kaget. It's so sweet of you, Hun. Mana tadi ampe gue marah2in tadi yah, gara2 nanya sprei kapan digantinya? Hahahaha. Ivan takut gue ga nemu2in coklatnya kali yah. Aduuuhhh, aku ini gimana sih? Jadi malu.Trus coklat ini gue simpan dikulkas.
Nah, malam itu kita ga jadi keluar, ada bola keknya. Jadi Ivan nonton bola dirumah gue, sementara gue ngempi (maen multiply maksudnya
)Lalu besoknya hari minggu kita pergi makan diluar. Pas sampe ditempat makan ketika akan ngambil kamera digital, ternyata oh ternyata dalam tasku ada sebungkus hadiah lagi berisikan coklat. Hahahaa... Ivan bilang. "Akhirnya lengkap sudah ditemukannya. Gue pikir ga bakal ketemu2 neh. Lama banget." Hahahahaa.... Ivan ivan, ada 3 batang coklat yang disembunyikan di 3 tempat yang berbeda dan bikin gue surprise. Padahal tas tangan ini kemarennya dah sempet gue longok lho buat ambil sesuatu.Kok ga ngeh yah. Hehehehe.
Selesai makan kita nonton. Pokoknya anniversary ini sama kek kencan2 kita biasana deh. Tapi sungguh special karena menyadari, ini anniversary yang terakhir kita rayakan di 17 Mei ya, Van? Selanjutnya, tiap tahun sampe tua, kita akan ngerayain 19 Juli.
Yippieeee.... 40 days to our wedding...!!!
So happy, so freak outtttt....!!!
MY VERY FIRST SUSHI
I love sushi very much. Not sashimi, just sushi. Eat sashimi makes me feel like cannibal
.
I love cooking too, if I have time, ofcourse
. And I want to make my own sushi, compare it to our favorite sushi restaurant, hahaha.
Thanks to mr. google, i can find almost every answer of my question here, including recipe of sushi
.
So, one month ago i bought some equipment and ingredients' needed for making sushi. But when you have a wedding in 3 months toward, you'll know why i just made it last night, after the japanese rice, wasabi tube, etc have been in my kitchen for one month
.
So, at the bright sunny day, I made my very first sushi.

Ivan said that it's delicious, but the appearance's too big. One thing important about sushi is you can eat a whole cut of it in one bite. Even that I could eat my sushi in one bite (hahahaha....) I saw Ivan and my sister were trying so hard to put a whole cut of it in their mouth.
Next time i'll do better....
.I love cooking too, if I have time, ofcourse
. And I want to make my own sushi, compare it to our favorite sushi restaurant, hahaha. Thanks to mr. google, i can find almost every answer of my question here, including recipe of sushi
.So, one month ago i bought some equipment and ingredients' needed for making sushi. But when you have a wedding in 3 months toward, you'll know why i just made it last night, after the japanese rice, wasabi tube, etc have been in my kitchen for one month
. So, at the bright sunny day, I made my very first sushi.
Ivan said that it's delicious, but the appearance's too big. One thing important about sushi is you can eat a whole cut of it in one bite. Even that I could eat my sushi in one bite (hahahaha....) I saw Ivan and my sister were trying so hard to put a whole cut of it in their mouth.
Next time i'll do better....
Friday, November 20, 2009
Lelah
Energi terkuras
Menghadapi 1 orang jauh lebih sulit dibanding setumpuk file-file mati tak bernyawa.
Dan hari-hariku berhadapan dengan banyak orang.
Aku ingin tidur dan bangun disiang hari.
Ingin berguling dalam hangatnya selimut dalam ruangan bertemperatur dingin.
Ingin santai dan memperlambat langkah.
Tapi cuma sebatas ingin.
Jika mampu pun, tak kutempuh pilihan itu.
Karna mimpi ini jauh lebih indah, jika bisa kuwujudkan dikemudian hari,
dengan bayaran saat ini.
Menghadapi 1 orang jauh lebih sulit dibanding setumpuk file-file mati tak bernyawa.
Dan hari-hariku berhadapan dengan banyak orang.
Aku ingin tidur dan bangun disiang hari.
Ingin berguling dalam hangatnya selimut dalam ruangan bertemperatur dingin.
Ingin santai dan memperlambat langkah.
Tapi cuma sebatas ingin.
Jika mampu pun, tak kutempuh pilihan itu.
Karna mimpi ini jauh lebih indah, jika bisa kuwujudkan dikemudian hari,
dengan bayaran saat ini.
Wednesday, November 18, 2009
apresiasi
rasanya lebih sedih melihat orang2 terdekat kita tidak mengapresiasi pencapaian kita, dibanding jika ketidakpedulian itu dilakukan oleh orang yang tidak kita kenal.
itu sedang gue alami
itu sedang gue alami
Friday, November 13, 2009
Sedih
Gue sedih, melihat Misyel lebih dekat dengan susternya dibanding dengan gue. Meski sehari2 gue bawa ke kantor, tapi kan ga mungkin gue melalaikan kewajiban gue dikantor. Sudah sukur bisa bawa Misyel. Bisa memantau perkembangan dia dari jauh.
Sedih, tapi gue punya pilihan apa?
Misyel hanya dekat dengan gue, tapi gue tidak bisa menyediakan asuransi pendidikan buat dia? Tidak bisa beli susu dan pampers yang bagus? Tidak bisa beli baju2 bagus supaya dia keliatan tambah cantik?
Mama sedih, Misyel. Sabar yah, bukan berarti mama ga sayang kamu. Semuanya buat Misyel kok... Suatu saat semua waktu mama pasti buat Misyel...
Sedih, tapi gue punya pilihan apa?
Misyel hanya dekat dengan gue, tapi gue tidak bisa menyediakan asuransi pendidikan buat dia? Tidak bisa beli susu dan pampers yang bagus? Tidak bisa beli baju2 bagus supaya dia keliatan tambah cantik?
Mama sedih, Misyel. Sabar yah, bukan berarti mama ga sayang kamu. Semuanya buat Misyel kok... Suatu saat semua waktu mama pasti buat Misyel...
Subscribe to:
Posts (Atom)