Di hari yang indah ini, aku bersyukur atas hidup yang diberikan oleh-Nya kepadaku.
Menghadirkan kamu dalam hidupku.
Kamu yang ketika pertama kenalan tersenyum culun sehingga membuatku berpikir kau sungguh manis.
Kamu yang dihari-hari awal kedekatan kita sering memasang tampang bego bila tertangkap basah sedang melirikku.
Kamu yang setiap malam tidak bosan menelponku 3 jam setiap malam, bahkan meski ketika sorenya kita telah bertemu.
Kamu yang selalu ga bosan menasehati bila kuceritakan aku telah menjahati orang, yah... itu aku... gadismu... namun kau tetap merengkuhku setelah itu sementara aku jijik terhadap diriku sendiri.
Kamu yang tidak pernah bertanya ketika aku datang padamu dengan tangis sesungukan dan tidak sanggup bercerita dengan hidung mampet, aku memang hanya ingin menangis dipelukmu ketika dunia menjahatiku. Hebatnya kamu, kamu bahkan nggak pernah bertanya ketika aku sudah tenang, kamu cuma menunggu aku bercerita sendiri.
Kamu yang buru-buru datang ke rumahku ketika aku bilang aku sedang sepi.
Kamu yang selalu mengupaskan udang rebus itu untukku, karena kamu tahu aku suka udang tapi malas mengupas kulitnya.
Kamu yang ikut menangis denganku ketika ku bilang bahwa kau membuatku menderita. Ohhh... masa’ kamu nggak sadar saat itu aku cuma sedang PMS? Aku melebih2kan, padahal kamu memang harus lembur di minggu2 itu. Aku sungguh berbahagia denganmu, sayang...
Kamu yang tidak keberatan menonton Desperate Housewifes bersamaku, sementara aku tahu ada siaran liga inggris di stasiun TV yang lain. Uhhh... jahatnya aku yah...
Kamu yang tidak keberatan memakai sweater yang aku belikan ke kantormu, sementara aku tahu kamu tidak suka sweater berleher tinggi. Oh, tapi lihat warna birunya sayang, sungguh pas dengan kulitmu.
Kamu yang suka sekali sepatu sneakers merah yang pertama kali kubelikan untukmu, padahal sepatu itu sudah butut sekali... ohhh... aku kan sudah membelikan gantinya? Kenapa kamu masih pake yang lama itu?
Kamu yang ga suka makan sayur padahal sudah kuomelin bahwa sayur itu baik untuk kesehatan. Lalu apa jawabmu? ”Sayur itu cuma buat orang bego, seperti baca buku”, hahaha... oops... jangan sampe ketahuan mereka yang suka makan sayur dan baca buku, sayang.. kamu bisa ditimpuk.
Iya, kamu... Kamu yang suka ngupil sembarangan dan meperin ke aku.
Kamu juga yang suka buang angin sembarangan dan pasang tampang begomu itu kalo aku ngomel-ngomel karena kita sedang berada diruangan ber-AC, hallooo... kamu membunuhku dengan gas beracun itu?
(ehm.. untung saja yang 2 ini kamu lakukan ketika hanya berdua denganku).
Kamu yang mendadak menjadi bisu dan tuli jika sesekali aku temani nonton liga inggris. Uhh.. padahal liga italia kan pemainnya lebih cakep-cakep, say... Dulu aku suka sebal, tapi kini aku tahu, cowok emang jadi bisu dan tuli kalo lagi nonton. Ga bisa multitasking kan, say...
Iya, itu kamu.. kamu yang saat ini sedang baca surat ini sesaat sebelum aku memasuki altar itu. Lelakiku kepada siapa aku akan mengucap janji beberapa saat lagi.
Kutitipkan surat ini lewat pendamping priamu untuk disampaikan ke kamu. Untuk kamu lihat, bahwa selama ini, kamulah yang melakukan semua untuk gadis egois dan manja ini. Dan betapa dia bersyukur kepada Tuhan menghadirkan kamu di sisi nya.
Bila kamu masih berubah pikiran, larilah sekarang say... Mobilmu sudah kusiapkan didepan. Aku begitu mencintaimu, sehingga tak akan kubiarkan kau mengikat seluruh hidupmu dengan gadis egois dan manja ini, bila kau masih ragu.
Tapi bila kau percaya padaku, minta kepada pianistnya agar segera memainkan lagu kita, jadi aku bisa melangkah ke altar itu, ke arahmu. Sehingga kerabat kita tidak perlu menunggu lebih lama lagi.
Yang menunggu di ujung altar,
Gadismu
Menghadirkan kamu dalam hidupku.
Kamu yang ketika pertama kenalan tersenyum culun sehingga membuatku berpikir kau sungguh manis.
Kamu yang dihari-hari awal kedekatan kita sering memasang tampang bego bila tertangkap basah sedang melirikku.
Kamu yang setiap malam tidak bosan menelponku 3 jam setiap malam, bahkan meski ketika sorenya kita telah bertemu.
Kamu yang selalu ga bosan menasehati bila kuceritakan aku telah menjahati orang, yah... itu aku... gadismu... namun kau tetap merengkuhku setelah itu sementara aku jijik terhadap diriku sendiri.
Kamu yang tidak pernah bertanya ketika aku datang padamu dengan tangis sesungukan dan tidak sanggup bercerita dengan hidung mampet, aku memang hanya ingin menangis dipelukmu ketika dunia menjahatiku. Hebatnya kamu, kamu bahkan nggak pernah bertanya ketika aku sudah tenang, kamu cuma menunggu aku bercerita sendiri.
Kamu yang buru-buru datang ke rumahku ketika aku bilang aku sedang sepi.
Kamu yang selalu mengupaskan udang rebus itu untukku, karena kamu tahu aku suka udang tapi malas mengupas kulitnya.
Kamu yang ikut menangis denganku ketika ku bilang bahwa kau membuatku menderita. Ohhh... masa’ kamu nggak sadar saat itu aku cuma sedang PMS? Aku melebih2kan, padahal kamu memang harus lembur di minggu2 itu. Aku sungguh berbahagia denganmu, sayang...
Kamu yang tidak keberatan menonton Desperate Housewifes bersamaku, sementara aku tahu ada siaran liga inggris di stasiun TV yang lain. Uhhh... jahatnya aku yah...
Kamu yang tidak keberatan memakai sweater yang aku belikan ke kantormu, sementara aku tahu kamu tidak suka sweater berleher tinggi. Oh, tapi lihat warna birunya sayang, sungguh pas dengan kulitmu.
Kamu yang suka sekali sepatu sneakers merah yang pertama kali kubelikan untukmu, padahal sepatu itu sudah butut sekali... ohhh... aku kan sudah membelikan gantinya? Kenapa kamu masih pake yang lama itu?
Kamu yang ga suka makan sayur padahal sudah kuomelin bahwa sayur itu baik untuk kesehatan. Lalu apa jawabmu? ”Sayur itu cuma buat orang bego, seperti baca buku”, hahaha... oops... jangan sampe ketahuan mereka yang suka makan sayur dan baca buku, sayang.. kamu bisa ditimpuk.
Iya, kamu... Kamu yang suka ngupil sembarangan dan meperin ke aku.
Kamu juga yang suka buang angin sembarangan dan pasang tampang begomu itu kalo aku ngomel-ngomel karena kita sedang berada diruangan ber-AC, hallooo... kamu membunuhku dengan gas beracun itu?
(ehm.. untung saja yang 2 ini kamu lakukan ketika hanya berdua denganku).
Kamu yang mendadak menjadi bisu dan tuli jika sesekali aku temani nonton liga inggris. Uhh.. padahal liga italia kan pemainnya lebih cakep-cakep, say... Dulu aku suka sebal, tapi kini aku tahu, cowok emang jadi bisu dan tuli kalo lagi nonton. Ga bisa multitasking kan, say...
Iya, itu kamu.. kamu yang saat ini sedang baca surat ini sesaat sebelum aku memasuki altar itu. Lelakiku kepada siapa aku akan mengucap janji beberapa saat lagi.
Kutitipkan surat ini lewat pendamping priamu untuk disampaikan ke kamu. Untuk kamu lihat, bahwa selama ini, kamulah yang melakukan semua untuk gadis egois dan manja ini. Dan betapa dia bersyukur kepada Tuhan menghadirkan kamu di sisi nya.
Bila kamu masih berubah pikiran, larilah sekarang say... Mobilmu sudah kusiapkan didepan. Aku begitu mencintaimu, sehingga tak akan kubiarkan kau mengikat seluruh hidupmu dengan gadis egois dan manja ini, bila kau masih ragu.
Tapi bila kau percaya padaku, minta kepada pianistnya agar segera memainkan lagu kita, jadi aku bisa melangkah ke altar itu, ke arahmu. Sehingga kerabat kita tidak perlu menunggu lebih lama lagi.
Yang menunggu di ujung altar,
Gadismu
Interlude:
From this moment life has begun
From this moment you are the one
Right beside you is where I belong
From this moment on
From this moment I have been blessed
I live only for your happiness
And for your love I'd give my last breath
From this moment on
I give my hand to you with all my heart
Can't wait to live my life with you, can't wait to start
You and I will never be apart
My dreams came true because of you
From this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn't give
From this moment on
You're the reason I believe in love
And you're the answer to my prayers from up above
All we need is just the two of us
My dreams came true because of you
(songs by Shania T)
From this moment life has begun
From this moment you are the one
Right beside you is where I belong
From this moment on
From this moment I have been blessed
I live only for your happiness
And for your love I'd give my last breath
From this moment on
I give my hand to you with all my heart
Can't wait to live my life with you, can't wait to start
You and I will never be apart
My dreams came true because of you
From this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn't give
From this moment on
You're the reason I believe in love
And you're the answer to my prayers from up above
All we need is just the two of us
My dreams came true because of you
(songs by Shania T)
3 comments:
Wah ... sampean juga jatuh cinta? Kapan peresmiannya? Atau udahkah?
hahaha, saya selalu jatuh cinta....
dikau juga?
peresmiannya? masih lamaaa...
lha mr right nya ajah masih blom tau ada dimana.. hehehe
Adeuh siapa tuh he..he.. :P
Post a Comment