Tuesday, April 09, 2013
Perahu Kertas
Friday, February 01, 2013
It's been 2 years since my last post
Wednesday, November 03, 2010
Pilihan
Duhh susahnya menjadi dewasa. Banyak pilihan dalam hidup yang mesti dilakukan. Dasar manusia, nggak punya pilihan ngeluh, banyak pilihan ngeluh.
Tapiiii, bukannya ini gunanya gue punya blog. Selalu saja ada hal2 yang sangat berat untuk kita ceritakan kepada orang lain, boleh ditumpahkan ke blog. Kalo ada yang nggak suka, ya jangan dibaca. Kalo ada yang tersinggung yah maap. Sebisa2nya kalo pun maki2 orang, gue ga sebutin namanya deh. Hahahaaa....
Sebenarnya situasi ini 2 tahun lalu pernah gue alami. Ketika harus memilih menjadi Ibu Rumah Tangga atau menjadi pekerja kantoran.
Sekarang pilihannya ada 3. Menjadi Ibu Rumah Tangga, Pekerja Kantoran, atau Business Owner.
Dohhhh. Dulu pas memulai usaha ini, yang ada dikepala gue adalah bisnis ini menyenangkan karna bisa dilakukan dirumah. Bisa sambil menjaga anak. Bisa nambah2 penghasilan.
Tapi pengalaman hidup mengajarkan gue, bahwa nggak bisa begitu.
Ketika memilih jadi Ibu Rumah Tangga, harusnya ya ngurus rumah tangga. Keuangan bersumber dari suami. Kalo pun seorang IRT mau cari tambahan pemasukan, ya statusnya tambahan pemasukan. Means Sambilan, Paroh waktu, Iseng2.
Kalo mau uangnya lebih banyak ya harus menekuni bisnisnya. Means sama aja dengan pekerja kantoran. waktu akan tersita. Malah lebih parah. Bisnis nggak cukup diurusin dengan rentang waktu 9-5. senin - jumat. Bisnis artinya kapan saja bisa datang orderan.
Lalu, harus pilih mana?
Pegawai kantoran nggak pengen, uang terbatas, waktu sangat terbatas.
Ibu rumah tangga, uang terbatas waktu luang.
Business Owner, uang lumayan, waktu terbatas....
Dilema antara memenuhi semua kebutuhan keluarga dengan waktu yang tersita.
Hufftthhh...
So hard to decide walopun sebenarnya gue sudah memutuskan. Hahaha. apa hayooo... bingung kan sama pemilihan kata2nya???
Maksudnya gini, gue sudah memutuskan memilih jalan yang A padahal keputusan itu diambil karna terpaksa. Karna sepertinya itu yang terbaik untuk semua pihak. Meski hati kecil gue nggak pengen. Di lain pihak, jika gue mengambil jalan B, yang mana gua inginkan, akan ada konsekuensi lain yang harus gue tanggung.
Intinya, semua ada konsekuensinya....
Keputusan yang diambil sampai titik ini masih memungkinkan gue untuk mundur dan mengambil pilihan lain, tapi kondisi spt ini nggak akan selamanya. Akan tiba dimana saat gue ga bisa mundur lagi dan menanggung semua konsekuensi yang diakibatkan oleh pilihan ini.
Benerrr, nggak ada pilihan yang salah, semua pilihan bagus. Sudah sukur masih ada pilihan toh? Cuma bagaimana sikap kita menanggung konsekuensinya. Nah itu yang berat.
Sighhh, i wish my life less complicated than this...
I have options, itu yang membuat sulit.
Kalo terpaksa ambil salah satu jalan, ya end of discussion dehhh. Nggak ada yang perlu dibahas. Hahahaa....
Thursday, October 07, 2010
Status sih statuss...
Tata cara mereka mengungkapkannya pun berbeda2. Ada yang pakai bahasa indonesia yang baik dan bener. Ada yang pake bahasa setengah gaul, atau ada yang pake bahasa Alay yang kayak orang mau muntah getthoooo.....
Tidak sedikit orang yang pake bahasa inggris dalam statusnya.
gapapalahhh. mau mempraktekkan hasil kursus bertahun2 mungkin? atau mau pamer kalo dia lancar ngomong inggrisnya. ya nggak papa. wong dia bisa kok, so what...?!
ada juga yang pake kalimat inggris lalu disambung dalam kalimat bahasa indonesia. nggak papa juga. sometimes i did it. hehehehe... (menunjukkan kemampuan yang stengah2, hahahahahaaa)
ada lagi orang yang make bahasa inggris ditengah2 kalimat. mungkin taunya cuma itu doang, trus biar keren sedikit2 diselipin bahasa inggrisnya. biar orang liat ga bego2 amat kali mikirnya? hueheuheuheeeeee...
Tapi ada 1 cewek yang mengganggu banget. Salah satu temen di FB gue (gue bahkan lupa gimana bisa masuk dia dalam friendlist gue, yang pasti bukan gue yang nge add -sebab biasanya gue nge-add orang yg bukan temen2 beneran pasti karna ada maunya, dan gue ga liat apa yang gue butuhin dr ni orang :D- ) menulis status dalam bilingual.
bilingual dalam arti harafiah. maksudnya: dia nulis status dalam bahasa inggris, lalu didalam kurung di tulislah terjemahannya.
like this: "I'm at Ayam Bakar Ghandari, it's so delicious. (Saya berada di Ayam Bakar Ghandari, ayamnya enak sekali"
Ourrggghhhh, my eyesss.... perih langsung membacanya. Dan bukan hanya sekali dua kali. Tapi semua status orangnya spt itu.
Mau negor yah ga enaklah, itu hak dia sepenuhnya sebenarnya. Cuma otak gue gatel rasanya kalo nggak ngeluarin unek2 ini.
Lu kate ini sekolah dasar? nulis status pake terjemahan segala.
pas gue curhat ama laki gue, katanya: tu orang mau cari jodoh bule kali. wakakaaka, bisa jadi.
Beside that, out of topic, banyak deh orang2 yang nggak tau kapan mesti mencela orang dan kapan mesti menahan jari2nya untuk tidak mengetik status yang mencela orang di jejaring sosial. Atau yang lebih parah, mencela keluarga sendiri atau bahkan ibunya sendiri.
huhuhuhu....
sebenci2nya sama ibu sendiri, ya nggak panteslah yah nulis status segamblang itu. jadi emosi gue bacanya. hahaha.
kalo mau maki2 orang lain sih boleh2 aja, itu juga sebaiknya nggak usah nunjuk langsung siapa oknumnya, tidak etis.
usut punya usut (saking penasaran gue ama si X yang aneh ini) gue buka halaman FB nya, akhirnya gue malah ngeliat semua keluh kesah doang yang ada di wall nya.
huaaa.. what a life. i might be just hung my self if i always look at my life from her point of view. or drink some rat poison. and end it immediately.
poor girl. she is 38 years old, no boyfriend, no husband, and she hates her mom, she hates her friends.
Loneliness really really can kill you.
all i want to say is: inspired people with you life. if you can't, just shut up!!!
menginspirasi dalam hal ini maksud gue: bolehlah dalam kata2 bijak, boleh juga memberitahu lagi ngapain lu skrang, baru beli apa lu skrg (biar kata pamer, siapa tau ada yang termotivasi utk mendapatkan hal2 yang dia inginkan, sperti elo) atauuuu tulislah status lagi makan enak dimana. siapa tau gue juga bisa nyamperin. hahahahaa.
enough people, i have to stop. a lot of work paper in my desk need to be finished.
Have a nice day, everyone. be blessed!
Wednesday, September 22, 2010
Dari gadis yang mandiri menjadi wanita yang manja
Kalau dulu, kemana2 bisa sendiri.
Nggak pernah takut meski resiko yang dihadapi kadang nggak kebayang.
Nggak pernah mikir akibat, yang penting "just do it".
Nonton dvd sendiri sepanjang malam: it's okey
Sepi? Nggak tuhh
Rasanya?
Menyenangkan....
Sekarang?
Kemana2 rasanya pengen dianterin.
Mengambil keputusan? Nggak klop kalo nggak nanya opini dulu.
Melakukan sesuatu? Ntar suamiku bilang apa ya?
Nonton? Mesti berdua donggg
Rame? Ya begitulah...
Beginilah kehidupanku sekarang.
Rasanya?
SANGAT MENYENANGKAN
Kesimpulan: segeralah menikah wahai wanita wanita lajang, dan biarkan dirimu dimanjakan. heheheehe....
Monday, June 28, 2010
Wednesday, May 26, 2010
Finally, Found My SOULmate
Yipppiiieeee.
Sejak lahiran misyel, gue sudah lama nggak bawa motor sendiri ke kantor. Soalnya motornya dijual.
Pulang pergi diantar jemput Ivan.
Kemana2 naik mobil ama Ivan.
Bukannya nggak suka sih. Malah sukkaaaa banget.
Cuma, tetap saja ada rasa nggak pas. Kalo jalan2 bolehlah naik mobil sama keluarga. Tapi sehari2? Bawa mobil sendiri nggak bisa2. Akhirnya selaluuu nunggu Ivan.
Ivan nggak pernah ngomel kalo mesti nganterin kesana kemari. Tapi jiwa petualang gue *jiahhh, si bolang dong* membuat rasanya gerak agak terbatas. Soalnya ivan kan pulang kantor lebih sore, jadi kalo mau janjian ketemu customer, atau control ke toko dulu, mesti nunggu, atau gue bela2in naik angkot.
Rasanya seperti mengepakkan sayap diruang sempit.
Akhirnya, gue pikir bahwa mau ga mau, gue harus naik motor lagi. Toh misyel dirumah sama ie ie dan susternya.Sudah tidak dibawa ke kantor lagi. lagian ini cuma sementara sampe gue benar2 resmi kerja dirumah nanti. Masih beberapa bulan lagi.
Kemaren hari pertama bawa motornya, jam 4.30 sore gue udah nyampe rumah.
Menyenangkan.
Punya waktu untuk misyel.
Dan punya waktu untuk bikin bakpau buat keluarga.
Sayap gue benar2 bisa terkepak sekarang. Senang rasanya. Jadi bisa benar2 produktif dan mengerjakan hal2 yang gue suka.
I've found my "SOULmate", but ofcourse, Ivan is one and only soulmate that i have :)
Thursday, April 08, 2010
Resign aja pak kalo udah ga niat kerja.
1 bapak2 dan 1 ibu2.
kali ini gue mau bercerita soal yang laki2 dulu.
sebenarnya sudah lama gue kesal dengan tingkah dia.
dia kerja dibagian umum dan merangkap messenger. dia punya keahlian mereparasi elektronik.
dia sudah kerja belasan tahun di kantor ini, tapi sepertinya dia ingin resign dan membuka usaha sendiri tapi terbentur dengan modal.
lama kelamaan gue perhatikan, dia digaji cuma untuk mencairkan cek untuk petty cash di bank, lalu selebihnya dia nongkrong di belakang untuk mengerjakan sampingannya, menerima reparasi elektronik.
jadi, 1 ruangan belakang itu adalah KERJAAN PRIBADI dia.
Sebenarnya dengan ini saja sudah menimbulkan ketidaksenangan karyawan lain. dan dalam kapasitas gua sebagai chief finance and accounting, sudah gue tegor dan akhirnya gue lapor ke atasan. tapi entah kenapa boss gue ga berkutik sama dia. ga dipecat2 nih orang.
pernah suatu ketika, gue minta diambilin berkas dari roxy square (kantornya adik boss gue) untuk dibawa ke kantor gue (pesing daan mogot), dia pergi jam 9 pagi, baru balik jam 1 siang.
terkadang dia bisa pergi jam 9 pagi lalu nganter anaknya sekolah di cengkareng, lalu balik lagi ke kantor, korupsi waktu gila2an. kalo ditegor, gue bisa dicemberutin berhari2. kalo di laporin boss, boss cuma bilang "apa boleh buat, susah cari orang kepercayaan untuk ngambil2 cek dibank. buset dahhh.....
lalu kalo disuruh ke bank, dia maunya sekali jalan doang, pilih deh mau pagi atau siang, selebihnya entah dia diluar kantor ngapain, atau kerja di belakang, menerima reparasi elektronik itu. 1 ruangan dibelakang penuh sama tivi dan tape yang rusak.
yang bikin gue kesal tadi adalah, gue minta tolong ditransferkan uang ke bank bni (which is bukan bank yang sering dipake kantor gue). uang itu adalah titipan suster nya misyel untuk anaknya dikampung. sebagian buat operasi sodaranya yang sakit. sudah dititipkan dari kemaren dan gue lupa.
maka baru g titip hari ini. itu pun sudah ditanya2kan oleh anaknya.
sore ini, dia pulang dan bilang, kalo dia ga sempat nyetorin. padahal dia keluar kantor jam 9 pagi, nyairin cek, lalu ambil tagihan di dadap. itu doangg.
sepertinya dia sengaja karna yang gue titipkan ini adalah urusan pribadi, bukan urusan kantor, jadi dia ogah2an.
hey, tapi kan gue atasan elo, which is sebenarnya bisa2 aja gue memanfaatkan elu untuk kepentingan pribadi. tapiiiiiii, berapa kali sihhhh gue bikin beginian. ga nyampe 5 kali dalam setahun kok.
huhuhu, pengen gua tampol sebenarnya.
coba kalo gua yang punya ni perusahaan, udah gua pecat tanpa pesangon lu dari kemaren2.
alasannya adalah:
korupsi waktu gila2an. tidak bekerja dengan baik dan mempergunakan fasilitas kantor untuk kepentingan usaha pribadi. bayangkaaaaannn.... listrik, ruangan, telpon dan jam kerja adalah milik kantor gue, dan dia pakai itu 90 % mengerjakan kepentingan bisnisnya sendiri.
Thursday, December 31, 2009
Kaleidoskop 2009
Wednesday, December 30, 2009
arrgghhhhhhhhh
arrgghhhhh
kesel kesel keseeeelllll
oN oUr aNniVeRsaRy
.17 Mei 2008, Sabtu.
Ivan mampir ke rumah dipagi hari sebelum ke bengkel mobil. Gue pulang siang hari sehabis kerja, kepanasan dan langsung tidur2an.
Sorean, dia pulang,kita ngobrol2. Hadiah buat Ivan kali ini cuma sepotong
cinta, tapi gueyakin Ivan pasti terharu dan tambah sayang abis baca surat gue

Tapi gue masih nunggu moment yang tepat buat ngasihnya, apakah nanti saat nonton bioskop or saat makan diluar? Trus pas mau ambil sesuatu dilemari baju, tadaaaaaaaaaa...ada
, tapi dibungkus kertas koran, hahahahaa.... Ivan banget, mana mau buang2 uang buat kertas kado, apalagi hari gene yah van, save the earth pas gue buka, awwwww ada coklat. So sweet. Maka coklatnya langsung gue makan, gue kasih ivan sepotong, hahahaha. Sepertinya ide ivan akan hadiah murah meriah sama kayak gue, secara tahun ini kita akan menikah dan membutuhkan biaya yang sangat gede yah, van?
Lalu surat buat ivan gue kasih aja. Selesai baca, haduuuhhh... matanya berkaca2, lalu ivan kecup keningku (halah, kok bahasana kek lagu jadul), dan bilang ,"Makasih, Ter. Suratnya indah banget. Gue sayang elu." Huaaa... aku jadi berbunga2
. Ga sia2 gue nulis surat itu semalaman 
Trus kita ngobrol2 lagi, nonton tivi, becanda2, gue sempet ngerjain kristik, dll.
Sampe akhrinya ivan nanya gini, "Ter, ganti sprei berapa bulan sekali?"
Hah?
Pertanyaan macam apa pulak itu? Nyindir? Hmmmm...Gue coba ingat2
, dan akhirnya gue menyerah, ga ingat persisnya berapa lama sekali gue ganti sprei, semua tergantung mood aja, hahahaa.... Bisa dua minggu sekali, bisa seminggu sekali, bisa sebulan sekali, bisa 2 bulan sekali.Trus gue nanya, emang napa? Penting? Takut gue nanti jadi istri yang ga becus gara2 ga teratur ganti sprei? Or apa neh? Takut keseringan dan beli sabun cuci jadi mahal? Duh, pokoknya gue malah nyerang Ivan deh. Untung Ivan ku baik hati, dia bilang ga bermaksud apa2, dan cuma nanya aja, akhirnya gue jadi tenang lagi.
Trus kita ngobrol2 sampe malam. Lalu tiba2 suatu ketika gue ngerasain ada yang ngeganjal di bantal yang dari tadi gue jadiin senderan. Lalu gue liat ke dalam sarungnya, dan o owww.... ada
berbungkus kertas koran lagi. Ternyata coklat lagi. Hahahahaa... Senangnya. Hadiahnya emang sebatang coklat tapi gue udah dua kali kaget. It's so sweet of you, Hun. Mana tadi ampe gue marah2in tadi yah, gara2 nanya sprei kapan digantinya? Hahahaha. Ivan takut gue ga nemu2in coklatnya kali yah. Aduuuhhh, aku ini gimana sih? Jadi malu.Trus coklat ini gue simpan dikulkas.
Nah, malam itu kita ga jadi keluar, ada bola keknya. Jadi Ivan nonton bola dirumah gue, sementara gue ngempi (maen multiply maksudnya
)Lalu besoknya hari minggu kita pergi makan diluar. Pas sampe ditempat makan ketika akan ngambil kamera digital, ternyata oh ternyata dalam tasku ada sebungkus hadiah lagi berisikan coklat. Hahahaa... Ivan bilang. "Akhirnya lengkap sudah ditemukannya. Gue pikir ga bakal ketemu2 neh. Lama banget." Hahahahaa.... Ivan ivan, ada 3 batang coklat yang disembunyikan di 3 tempat yang berbeda dan bikin gue surprise. Padahal tas tangan ini kemarennya dah sempet gue longok lho buat ambil sesuatu.Kok ga ngeh yah. Hehehehe.
Selesai makan kita nonton. Pokoknya anniversary ini sama kek kencan2 kita biasana deh. Tapi sungguh special karena menyadari, ini anniversary yang terakhir kita rayakan di 17 Mei ya, Van? Selanjutnya, tiap tahun sampe tua, kita akan ngerayain 19 Juli.
Yippieeee.... 40 days to our wedding...!!!
So happy, so freak outtttt....!!!
MY VERY FIRST SUSHI
.I love cooking too, if I have time, ofcourse
. And I want to make my own sushi, compare it to our favorite sushi restaurant, hahaha. Thanks to mr. google, i can find almost every answer of my question here, including recipe of sushi
.So, one month ago i bought some equipment and ingredients' needed for making sushi. But when you have a wedding in 3 months toward, you'll know why i just made it last night, after the japanese rice, wasabi tube, etc have been in my kitchen for one month
. So, at the bright sunny day, I made my very first sushi.
Ivan said that it's delicious, but the appearance's too big. One thing important about sushi is you can eat a whole cut of it in one bite. Even that I could eat my sushi in one bite (hahahaha....) I saw Ivan and my sister were trying so hard to put a whole cut of it in their mouth.
Next time i'll do better....
Friday, November 20, 2009
Lelah
Menghadapi 1 orang jauh lebih sulit dibanding setumpuk file-file mati tak bernyawa.
Dan hari-hariku berhadapan dengan banyak orang.
Aku ingin tidur dan bangun disiang hari.
Ingin berguling dalam hangatnya selimut dalam ruangan bertemperatur dingin.
Ingin santai dan memperlambat langkah.
Tapi cuma sebatas ingin.
Jika mampu pun, tak kutempuh pilihan itu.
Karna mimpi ini jauh lebih indah, jika bisa kuwujudkan dikemudian hari,
dengan bayaran saat ini.
Wednesday, November 18, 2009
apresiasi
itu sedang gue alami
Friday, November 13, 2009
Sedih
Sedih, tapi gue punya pilihan apa?
Misyel hanya dekat dengan gue, tapi gue tidak bisa menyediakan asuransi pendidikan buat dia? Tidak bisa beli susu dan pampers yang bagus? Tidak bisa beli baju2 bagus supaya dia keliatan tambah cantik?
Mama sedih, Misyel. Sabar yah, bukan berarti mama ga sayang kamu. Semuanya buat Misyel kok... Suatu saat semua waktu mama pasti buat Misyel...
Thursday, October 29, 2009
Helm & Motor
Berhubung di kota kecil, ga terlalu masalah buat anak2 smp naik motor ke sekolah. Gue bahkan udah punya SIM C sewaktu kelas 3. Don't ask me how. Urusan bokap gue waktu itu memperolehnya sebagai hadiah masuk 3 besar dikelas.
Dulu, gue ga suka banget pake helm. Sebisa mungkin gue menghindari helm. Kecuali ada razia, maka biasanya helm selalu gue taro di gantungannya di motor, segera sesudah motor gue melesat dan tidak terjangkau pandangan mata bokap gue.
Saat kuliah, gue ga naik motor. Blum punya. Blum sanggup beli. Minta ke bokap? Oh no, dia akan seret gue pulang ke Nias kalo gue berani2nya minta motor di kota Jakarta ini.
Jadi, gue baru naik motor setelah gue kerja, setelah uang kocek sendiri cukup untuk beli motor Supra X.
Itu kira2 3 tahun lalu.
Sekarang sih tuh motor sudah berpindah majikan. Sudah punya Michelle, mesti naik mobil kemana2.
Back to helm, sejak pindah ke tangerang dan menempuh jarak jauh ke kantor, gue ngeri melihat motor2 yang ganas dan ga tau aturan. Blum lagi pengendara mobil yang ngerasa bahwa dia adalah motor, jadi maunya nyelip2 aja kayak motor. Ga sadar bodi. Karna itu, gue merasa bersyukur punya helm yang besar dan memadai untuk melindungi kepala gue. Bukan helm ala tukang ojek atawa kuli bangunan.
Gue dengan sadar memakai helm itu, meski memang rasanya lebih panas dibanding helm tukang ojek. Tapi heiii... ini demi keselamatan gue juga kan?
Gue sedih melihat banyak abg yang merasa bahwa peraturan memakai helm itu cuma sebuah aturan saja. Padahal ini demi nyawa mereka.
Adek gue salah satunya. Ampe capek ni mulut ngingetin dia. Mo dibiarin, kok ya nggak tega. Kan adek gue juga.
Gue sangat ngerti umur itu ada ditangan Tuhan. Tapi apa lantas kita ga menghargai dan ga berusaha menjaganya sebaik2 nya?
Apalagi melihat abg2 itu balapan dijalan tanpa helm. Mau cari apa sih dek? Kalo kakinya putus atau kepalanya pecah gimana?
Ga sayang nyawa? Kenapa sih mo nunjukin eksistensi diri aja segitu ekstrim? Mbok yah berkarya yang bagus2 aja, ngarang lagu kek, bikin puisi kek, balapan di sirkuit kek.
Ga keren kok kalo balapan dijalan. Ga cool. Ga jago.
Wednesday, October 21, 2009
Bosan
Tapi ga tau mo curhat ke siapa.
Fesbuk terlalu terbuka.
Untung masih ada blogspot. jadi masih bisa curhat disini.
Welcome my darkness....
Sunday, October 18, 2009
Monday, February 09, 2009
Donut week NCC
Akhirnya bisa majangin logo ini di blog gue, hehehee. Di milis NCC (Natural Cooking Club) diadain Donut week. Siapa aja boleh ikutan dan posting foto donat hasil buatannya. Pada banyak yang bikin donat kentang sih. Secara dulu pernah buat donat kentang yang kata camer (masih camer waktu itu
) enak dan empuuukk banget, hihihi... jadi ge er deh. Jadinya pengen bikin donat biasa tanpa kentang.Ini dia penampakannya......
Bikin setengah resep doang, tapi jadinya banyak juga. Jadiiii siapa lagi lah yang kebagian ngabisin? Ivan dan sodara yang kebetulan rumahnya ga jauh dari rumah kitalah, hihihi...
Next time mo bikin donat ala j-co

Resep donat udah ditangan, resep berbagai topping juga udah ditangan. Yang blum ditangan itu adalah mood buat bikinnya, hehehe...
Monday, January 05, 2009
Catatan pertama di tahun 2009
Entah Cuma perasaan saja, atau memang bener. Saat ini kok kayaknya sejak hamil gue melihat banyak banget orang2 disekitar gue hamil. Entah lagi jalan di mall, lagi nonton bioskop, lagi makan di restoran, banyak banget ibu2 bawa drumband kayak gue.
Ivan bilang sekarang lagi musim hamil (a few months a go he said to me like this, “sekarang lagi musimnya orang meninggal,”). Dureeennn kali ada musim2nya. Musim kawin sih gue percaya. Di beberapa kalangan tertentu (terutama tionghoa), percaya kalo bulan2 yang bagus untuk menikah itu sekitar akhir September sampai Desember. I don’t know why. Itu menurut orang pinter katanyaaaa.
Well, both of us merasa pinter sendiri kali yah, makanya memilih menikah dibulan Juli. Bulan yang biasa2 aja. Yang penting ga terlalu ekstrem lah such as di bulan 4 (4 = si yang artinya mati dalam bahasa tionghoa), bulan April bertepatan sama Paskah juga, jadi April is a big no no. Or di bulan 8 (bulan dimana banyak setan berkeliaran, hiiiiiiii). Yang pasti, kami tidak mengejar bulan2 bagus tersebut diatas karena sudah pasti, biaya menikahnya lebih mahal. Percaya atau tidak, ada beberapa vendor yang masang tariff lebih mahal untuk bulan2 sept-des. Padahal, itu waktunya musim hujan. Waktu yang menurut gue ga pas deh buat ngadain hajatan. Awal tahun juga musim banjir, jadi hindarilah. Hahaha. Kok gue kayak konsultan pernikahan aja neh. Dan kenapa juga obrolan melantur sampe sini ya?
Balik lagi ke masalah kehamilan yang semakin lama semakin besar. Setiap ke dokter juga selalu merasa lega karena kondisi bayinya selama ini baik dari waktuke waktu. Semoga sampai nanti tiba waktunya keluar dari perut mama kamu baik2 aja ya dek ^
Beberapa waktu lalu sempat di usg 4 d. Dengan susah payah pak dokter berusaha menembus perut mama dengan alatnya, hehehe. Akhirnya keliatanlah wajah si adek bayi. Hiks, saat itu pengen menangis terharu. Liat Ivan senyum2 sendiri liat wajah anaknya yang nguap2 mulu di monitor. Hehehe, sungguh senang rasanya. Keliatan juga kalo pipinya tembem (OMG, jangan2 nurun dari mamanya?), tapi lega juga pas liat idungnya mancung dikit, at least ga tenggelam ketiban pipi kayak si mama yah dek, hihihi. Ikutin idung papa aja yang mancung, apalagi kalo lagi boong (pinokio kaleee…). Kata pak dokter, dedek punya bakat tinggi, tulang pahanya panjang. Bagus deh... nanti tak lesin renang aja biar makin tinggi. Dan setelah cek ini itu (such as cairan otaknya, langit2 mulut, detak jantung, tekanan darahnya), akhirnya si pak dokter sampai ke bagian terpenting. Dan tadaaaaaaaaaa… keluarlah statement itu. Adeknya cewekkkk… Hehehe. Syukurlah. Apa aja oke kok. Kan anak pertama. Tapi ga berarti jika nanti anak kedua, ketiga, ke empat dan seterusnya cewek lantas kita ga bersyukur lhoo. Hihihi, ga dengg… planning sementara 2 anak cukup. Biar gizinya cukup, hehehe…
Yang terbayang dikepala langsung adalah kalo mau beliin baju ini itu, boneka ini itu, sepatu ini itu, jepitan rambut ini itu. Hahaha. Ini punya anak apa punya boneka sih. :p
Yang pasti, setelah melalui perdebatan panjang. Akhirnya ketemulah nama yang pas buat si adek. Namanya masih rahasia. Tapi sungguh susah menyatukan dua selera manusia yang berbeda. Selera si papa yang unik dan nyeleneh dengan selera si mama yang kebarat2an, hehehe. Dulu waktu jenis kelamin masih belum ketauan dan kita masih ngebahas2 nama2 umum untuk cowok dan cewek, malah akhirnya sering berdebat. Nama cowok lebih susah ketemu jalan tengahnya. Si papa ga mau ngalah mulu. Hehehe. Untunglah untuk si dedek yang cewek akhirnya ketemu jalan tengahnya. Pilihan nama2 bayi cewek lebih banyak, karena ternyata oh ternyata, si papa berpatokan sama judul lagu band2 dunia yang memakai nama cewek. Dan ternyata diantara list nama yang mama ajukan, ada lagunya. Fiuhhhh, akhirnya. Tapi tenang saja, bukan judul Yolanda nya kangen band or Camelia nya Irwansyah kok. Hihihi. No offense ya, Oom oom sekalian :D
Sekarang si adek bayi juga lebih sering nendang2 dan nonjok2 yah.. Baguslah, artinya dia sehat dan kuat. Nanti tak lesin karate yah. Biar bisa ciattt-ciaattt… Hehehe.
Ya udah, segitu aja curhat dari si calon mama di awal tahun ini.
Semoga sukses semuanya.